Home / MUSI BANYUASIN

Jumat, 15 Oktober 2021 - 10:19 WIB

Operator Excavator Ditetapkan Sebagai Tersangka Meledaknya Sumur Minyak ilegal Di MUBA

MUSI BANYUASIN, SMI-

Operator excavator Nur Efendi 46) ditetapkan sebagai tersangka meledaknya tiga sumur ilegal di Dusun V Desa Keban 1 Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin, pada Senin (11/10) lalu.

sambaran api yang berasal dari knalpot excavator langsung menyambar gas yang bercampur lumpur yang keluar dari dalam sumur membuat ledakan yang berujung terbakarnya tiga sumur ilegal.

Pada saat itu pelaku sedang melakukan penutupan sumur minyak ilegal menggunakan excavator,

“Saat kebakaran, pelaku berusaha menyelamatkan diri, meski harus mengalami luka bakar pada bagian tangan dan telinga,” kata Kapolres Muba, AKBP Alamsyah Pelupessy,SH.S.IK.,M.Si, didampingi Kasat Reskrim AKP Ali Rojikin, Kamis (14/10).

Baca Juga :  Penyerahan Benih Kelompok Tani Harum Sari Desa Bailangu timur dari Kementerian Pertanian

Lanjut Alamsyah, Pelaku sendiri, sambung dia, menjalani pengobatan di Puskesmas terdekat, selanjutnya bersembunyi di rumah kerabat yang berada di Kota Palembang. “Pelaku ini terlebih dahulu diamankan Ditreskrimsus Polda Sumsel di Palembang, selanjutnya diserahkan ke kita”

terhadap pelaku akan dijerat dengan Pasal 52 UU No. 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas, sebagaimana telah diubah dalam Pasal 40 Angka ke-7 UU No. 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja jo Pasal 55 KUHP atau Pasal 188 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara.

hingga saat ini kita masih terus melakukan penyelidikan siapa pemilik excavator, pemilik lahan hingga pemodal, tidak tmenutup kemungkinan ada pelaku lain,Ujar kapolres.

Baca Juga :  Usulan Raperda di Sepakati

Sementara, pelaku Nur Efendi, mengatakan, sebelum kejadian dirinya melakukan pengerukan tanah untuk menutup sumur minyak yang mengeluarkan gas dan lumpur. Dengan harapan gas dan lumpur tersebut tersumbat.

“Tiba-tiba ada percikan api dari knalpot excavator, langsung menyambar gas yang keluar, jadi langsung terbakar,” ucap dia.

Dikatakan Nur, dirinya diperintah oleh IR untuk menutup lubang sumur minyak. “Kalau soal bayaran saya tidak menentukan, tidak pasang tarif. Diminta tutup lubang sumur yang mengeluarkan gas dan lumpur,” ujarnya.

(rill/wir)

Share :

Baca Juga

MUSI BANYUASIN

Bupati Sidak, Dirut Yakinkan Air Di Upayakan Normal

MUSI BANYUASIN

Melawan Otak Pelaku Pembunuhan Kadus Tampang Baru Tewas di Dor

MUSI BANYUASIN

Camat Plakat Tinggi Ajak Warga Gotong Royong

MUSI BANYUASIN

Dodi Reza Alex Tanamkan Rasa Kekeluargaan ke IKPM Yogyakarta

MUSI BANYUASIN

Pengambilan Nomor Urut Pilkades Teluk Kijing II, Andi Mustika Mendapatkan Nomor Urut 2

MUSI BANYUASIN

Dukung Tugas Wartawan, Muba Net Pasang Wifi Di Kantor PWI

MUSI BANYUASIN

Update Covid Bertambah 3 Positif dan 13 Kasus Sembuh

MUSI BANYUASIN

Dodi Reza Disematkan Brevet Wing Terbang Layang Hingga Brevet Penembak Ulung