AdvetorialMusi Banyuasin

Wujudkan Metal Wirausaha, Medco E&P Dukung Usaha Kebun Toga

559
×

Wujudkan Metal Wirausaha, Medco E&P Dukung Usaha Kebun Toga

Sebarkan artikel ini

# Yeni Herbal Terima Kasih Medco

Muba, SMI

PT Medco E&P Indonesia terus melakukan kerja nyata, tidak hanya peduli terhadap dunia pendidikan, namun Peluang usaha baru untuk warga di wilayah kerja juga menjadi perhatian khusus, hal ini terbukti salah satu usaha rumahan di Desa Gajah Mati yang sebelumnya tidak Menjanjikan ketika menerima pendampingan menjadi usaha yang menjanjikan .

Inisiasi pendampingan taman toga yang dilaksanakan PT Medco, di mulai 2011, bukan hanya pendampingan, namun bantuan Bibit, mendatangkan tenaga ahli juga di lakukan, sehingga pada tahun 2013 tanaman toga yang mayoritas dikonsumsi sehari hari, berubah 100 persen menjadi racikan obat herbat yang memiliki nilai ekonomis. Demikian disampaikan Manager Field Relations & Community Enhancement South Sumatra Region Hirmawan Eko Prabowo melalui Deddy Afrianto Selaku Media Relations PT Medco E&P Indonesia

Lanjut di sampaikan Deddy, Mitra binaan taman toga di desa gajah mati, bukan kegiatan seremonial, karena sejak berdiri hingga 2025 usaha rumahan terus aktif dan menghasilkan nilai ekonomis, tidak hanya pemasaran sudah di luar desa, namun sistem dan bentuk Kemasan sudah banyak, sesuai khasiat obat herbal masing masing.

Kami selaku pihak perusahaan berharap semoga kegiatan rumahan terus di maksimalkan, jika ada ilmu baru dan pihak ibu ibu desa gajah mati tergabung di KWT (Kelompok Wanita Tani) perlu dukungan, kami pihak perusahaan siap mendukung.

Terakhir kami berharap kehadiran kami di Musi Banyuasin khususnya wilayah kerja dapat di rasakan dampak positif untuk masyarakat sehingga hadir kami jadi bagian mewujudkan masyarakat sejahtera ujarnya

Di tempat terpisah Ketua Kelompok Tani (KWT) Kenanga di desa gajah Mati Selasa (14/11) membenarkan memang usaha kami bagian mitra binaan, bahkan besarnya usaha ini tak lepas dari dukungan penuh PT Medco E & P Indonesia yang sudah banyak memberikan kami ilmu dalam pelatihan (tidak hanya di desa, kami juga pernah ikut pelatihan di Karyasari jakarta timur) dan juga bantuan bibit untuk menambah jenis tanaman toga.

Sebagai informasi usaha herbal kami berdiri 2011, selama 2 tahun terus mendapatkan pendampingan sehingga 2013 mulai mengembangkan racikan obat, untuk pemasaran sudah menjangkau jambi, linggau, surabaya, lombok dan beberapa kabupaten lain di sumsel, Untuk omset 1 bulan sampai 5 juta perbulan.

Kami bersyukur hadirnya PT medco di musi banyuasin, banyak perubahan besar di desa kami, bukan hanya pola pikir namun kemampuan ibu ibu juga bertambah, kami berharap semoga PT medco terus dampingi kami, dan saya berharap jika ada Formula baru untuk Ibu ibu gajah mati kami sangat menanti ujarnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *