MURATARA,SMI
Purna bakti dari Ketua PKK Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan periode 2015 -2020 Tak membuat Lia Mustika Syarif lupa pada Suku Anak Dalam (SAD) yang ada di Bumi Berselang Serundingan .Walaupun jarak yang memisahkan antara mereka. Eks ketua PKK Kabupaten Musi Rawas Utara itu menyempatkan pulang ke kampung halaman untuk melihat kondisi mereka dan melepas rindu.
Lia Mustika Syarif istri Eks Bupati Musi Rawas Utara H.M Syarif Hidayat mendatangi anak SAD yang berada di Desa Bina Karya Kecamatan Karang Dapo .Jumat 28 /01/2022
Dalam kolom postingan Facebook miliknya ,dia meminta tolong kepada semua pihak , sebelum membaca tolong jangan kaitkan postingan ini dengan politik,” yah” pintanya .Karna postingan ini hanya berbagi pengalaman pribadi dan curahan hati
Dikatakannya. Beberapa waktu yang lalu saya menyempatkan untuk melepas rindu pada anak – anak SAD yang sudah saya anggap seperti keluarga , rasa rindu itu seperti rindunya seorang ibu kepada anaknya dan ridu seorang anak pada ibu.
“Saya merasa bersalah ketika mereka mengatakan kami. Lah mulu nunggu bunda (kami sudah bosan menunggu bunda ) karena yang mereka tau bunda nya mau jemput mereka lagi .”Terangnya.
Karena itu la , kenapa sampai detik ini saya masih terus berusaha dan berkerja keras, semoga dengan atau tanpa nama jabatan yang melekat , diri ini bisa menjadi bermamfaat bagi sesama
“Pertemuan ini menjadi wisata mental dan renungan diri ,bahwa hidup bukan tentang kita sendiri.Ada manusia lain yang menggantungkan mimpi , cita – cita kepada yang mereka sebut sebuah harapan.”Ungkap Lia Mustika Syarif Eks ketua PKK Muratara, yang akrab disapa bunda lia.
Semoga Allah melindungi kita semua dan mencukupkan, agar bisa tetap ada dan berbagi untuk sesama
Dia berjanji ,nak sekira nya akar bunda kuat,nanti bunda kembali lagi dengan ada atau tampa nama jabatan melakat .Bunda akan tetap ada untuk kalian , suatu hari nanti bunda akan menjemput kalian, cita – cita bunda untuk kalian, tetap sama ada dan tidak ada .Agar kalian juga merasakan apa yg manusia lain rasakan ,hidup layak , mengenyam pendidikan sebagai mana anak – anak lain yang beruntung merasakan hal itu .”Tutupnya. (02zm)














