Berita

KASUS TEWASNYA ANDRE ARDIANTO DI MEKAR JAYA JADI SOROTAN, KELUARGA BANTAH NARASI PENCURIA

93
×

KASUS TEWASNYA ANDRE ARDIANTO DI MEKAR JAYA JADI SOROTAN, KELUARGA BANTAH NARASI PENCURIA

Sebarkan artikel ini

MUBA,SMI

Kasus meninggalnya Andre Ardianto (21) di lahan kebun sawit Desa Mekar Jaya, Kecamatan Jirak Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin kembali menjadi sorotan publik. Andre ditemukan meninggal dunia dengan luka parah pada Selasa (26/8/2026) setelah terlibat konflik dengan AS (39) yang kini telah menyerahkan diri ke Polsek Sungai Keruh.

“Keluarga Bantah Narasi Pencurian”
Pihak keluarga Andre membantah keras narasi yang menyebut korban sebagai pelaku pencurian buah sawit.

Menurut keluarga, informasi terkait dugaan pencurian selama ini baru berasal dari keterangan sepihak pelaku. Keluarga menegaskan kondisi di lokasi kejadian tidak seperti yang digambarkan dan menduga Andre hanya melintas di area kebun tersebut.

“Kami minta publik tidak terburu-buru memberikan label kepada korban sebelum hasil penyelidikan polisi keluar,” ujar perwakilan keluarga.

Keluarga juga mengungkapkan Andre meninggalkan duka mendalam. Almarhum diketahui meninggalkan seorang istri yang sedang hamil, seorang anak balita, serta calon bayi yang belum lahir.

Keluarga berharap proses hukum dapat berjalan transparan dan adil, serta meminta masyarakat menghormati proses penyelidikan yang masih berlangsung.

Polisi Masih Dalami Motif dan Kronologi
Sebelumnya, berdasarkan keterangan awal dari terduga pelaku AS kepada polisi, peristiwa bermula dari adanya dugaan pengambilan buah sawit di lahan miliknya hingga terjadi perkelahian.

Kapolsek Sungai Keruh IPTU Mustaqim Hadi, S.H., M.H. melalui Kasi Humas Polres Muba AKP Hutahaean menyatakan saat ini *Satreskrim Polres Muba masih melakukan pendalaman terhadap motif, kronologi, serta mengumpulkan alat bukti lainnya.

“Pelaku sudah diamankan dan masih dalam pemeriksaan. Kami imbau masyarakat menunggu hasil penyelidikan resmi dan tidak berspekulasi,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan olah TKP lanjutan dan pemeriksaan saksi-saksi untuk mengungkap secara terang peristiwa yang terjadi di kebun tersebut.
(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *