JIRAK JAYA, SMI
Kepala Puskesmas Jirak Jaya dr. Mustopa memberikan klarifikasi terkait viralnya unggahan warga Desa Talang Mandung yang mengeluhkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Pembantu Talang Mandung pada Rabu, 23 Juli 2026.
Dalam unggahan akun Facebook, warga tersebut mengaku anaknya yang mengalami luka putus jempol tidak mendapat pelayanan saat dibawa ke Pustu.
dr. Mustopa menegaskan bahwa informasi yang menyebut petugas Pustu tidak melayani pasien tersebut “tidak benar”.
“Tidak membenarkan keterangan pasien yang viral di FB bahwa Pustu Talang Mandung tidak melayani. Ini murni kesalahan miskomunikasi,” ujar dr. Mustopa, Senin(27/7/2026) saat kami temui lansung di ruangan kerjanya.
Ia menjelaskan, sesuai prosedur di Pustu dengan keterbatasan alat dan tenaga, Tenaga Kesehatan tetap memberikan pertolongan pertama. Selanjutnya pasien diarahkan untuk dirujuk ke Puskesmas Jirak Jaya guna mendapatkan penanganan lebih lanjut karena kasusnya membutuhkan tindakan medis yang lebih kompleks.
Sebelumnya, HUMAS Dinkes Muba juga telah menyampaikan bahwa Nakes yang bertugas, 1 Bidan dan 1 Perawat, telah memberikan tindakan awal. Saat ini Dinkes Muba telah memanggil Nakes terkait dan Kapus untuk klarifikasi, serta berkoordinasi dengan Kepala Desa setempat.
dr. Mustopa berharap kejadian ini menjadi evaluasi bersama agar komunikasi antara petugas kesehatan dengan masyarakat dan keluarga pasien dapat lebih baik ke depan, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman.
“Kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Jika ada kendala, silakan sampaikan langsung agar bisa segera kita carikan solusi,” tutupnya.
—(Nurdin)













