Muba,SMI
Jalan negara yang melintas di kabupaten Musi Banyuasin, sebagai besar di bangun di pinggiran sungai Oleh karena itu sering kali terjadi longsor, Niat Pemerintah pusat Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional(BBPJN) untuk memperbaiki nya telah di laksanakan akan tetapi kerap kali terjadi longsor sehingga merugikan Negara dan masyarakat yang melintas hal tersebut di sampaikan Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Indonesia Damsin Ucin SH, Senin (30/11/20209
Damsin Mengukapkan “kita menyadari jalan negara melintas di Musi Banyuasin ada ditepi sungai sudah dipastikan sering terjadi longsor akibat arus sungai,dan juga pendangkalan sungai,oleh karena itu saya menyarankan pemerintah kabupaten Musi Banyuasin Agar melakukan normalisasi anak-anak Sungai Agar arus nya terpecah,
“Untuk tembok penahanan dam sungai di beberapa daerah seperti bailangu, kecamatan suka rame,Mangun jaya,terusan.haruslah memiliki perhitungan yang matang Agar kerugian tidak terjadi jika terjadi longsor,
Seperti Jalan lintas tengah (Jalinteng) di Dusun Lumba Jaya Desa Bailangu, Kecamatan Sekayu sudah terhitung 3 kali longsor, mungkin hampir 40 Miliar uang negara terbuang sia- sia
Ditambahkanya” kami telah menyampaikan
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional(BBPJN) dan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA)Agar mengambil langkah-Langkah yang terbaik dalam Penangulangan nya.
Kami mengapresiasi pemerintah kabupaten Musi Banyuasin Melalui dinas
Pekerjaan umum dan penataan Ruang(PUPR) membebaskan dan membuka lahan tadi sepanjang 2,015 Kilometer dengan lebar sebesar 15 Meter di area Jalan lintas tengah (Jalinteng) di Dusun Lumba Jaya Desa Bailangu,
“Ini langkah yang efektif efisiensi,serta tindakan cepat jalan alternatif jika terjadi longsor,ya mungkin apabila belum adanya teknologi yang baik mungkin lebih baik buat jalan agak jauh dari bibir sungai. (I)














