Home / MUSI BANYUASIN

Rabu, 27 Oktober 2021 - 15:29 WIB

Ketua Lira Laporkan PT MEP Ke Kejari Muba

MUSI BANYUASIN, SMI

Akibat Berpotensi kehilangan Aset, LSM Lira Sumsel pinta Kejari Kabupaten Musi Banyuasin, usut tuntas dugaan penyimpanan kWh meter pascabayar milik PT. Muba Electrik Power (MEP), dengan membuat laporan resmi ke Kejari Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu, (27/10).

Dalam laporannya Ketua DPW LSM Lira Sumsel, Al Anshor, meminta kepada pihak kejari muba untuk melakukan pemeriksaan atas dugaan penggelapan dan resiko kehilangan aset berupa KWH Meter pascabayar, milik PT. MEP yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah Kabupaten Musi Banyuasin.

Sesuai dengan perjanjian kontrak kerja PT. MEP dengan Miota tahun 2020 lalu, terkait migrasi kWh meter pascabayar ke prabayar, diketahui setidaknya sebanyak 48.000 kWh/App yang dilakukan migrasi.

Anshor, menilai aset tersebut masih memiliki nilai ekonomis, “belum ada penghapusan terhadap aset tersebut, gak bisa juga langsung hapus aja, harus ada laporan jelas terhadap aset tersebut, dimana aset tersebut masih memiliki nilai ekonomis, kami juga sudah mencoba meminta klarifikasi terhadap Direksi PT. MEP dan tidak ada tanggapan” Ungkapnya.

Baca Juga :  ADD, Mantan Kades Di Tahan

Jika dilihat dari beberapa E-comercce aset tersebut masih bernilai berkisar Rp. 100.000 hingga paling tinggi Rp. 300.000, yang jika dikalikan harga terendah, yang berarti aset tersebut dapat bernilai 4,8 miliar.

Selain itu, Anshor juga meminta transparansi terkait anggaran yang ada di PT. MEP, “Kita mengapresiasi peran Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dalam rangka menyelamatkan salah satu BUMD, namun sayang kurangnya transparansi menyebabkan tidak bisa dikontrolnya perusahaan tersebut,” jelasnya.

Anshor juga menambahkan, untuk APBD 2020 diketahui ada 1,5 miliar yang digelontorkan ke PT. MEP,

“Penyertaan modal yang setiap tahunnya digelontorkan melalui Petro Muba seakan tidak ada hasil dengan status PT. MEP yang selalu merugi, ditambah lagi dugaan pelayanan yang sering mengecewakan masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga :  Sekolah tetap ikut Protokol Kesehatan 

Peran penting dari pihak masyarakat dan aparatur penegak hukum (APH) terutama Kejari dalam rangka pencegahan korupsi sejak dini, dan meminimalisir kerugian negara menjadi hal penting untuk dilakukan.

Kejari Musi Banyuasin dalam Hal ini Kasi Intel Abunawas dikonfirmasi terkait dengan surat ini, untuk surat belum sampai di saya.

Sementara Pimpinan PT Mep Melalui Humas MEP Edi K ( titong) mengatakan Meteran listrik pasca bayar sah milik PT MEP yg diperoleh dari membeli, Jumlah meteran yg diganti sedang dikumpul dan rekap secara bertahap

Untuk jumlah akhir nanti akan diketahui setelah rekapitulasi selesai, Boleh saja pihak tertentu membuat laporan sepanjang mereka punya kedudukan hukum dan data serta informasi yg valid. Tapi kalau ternyata data dan informasinya tdk benar yg merugikan , tentu PT MEP dapat menuntut pihak pelapor tersebut.

(Wir)

Share :

Baca Juga

MUSI BANYUASIN

Pertama, 102 Daging Kurban Dibagikan

MUSI BANYUASIN

Disdagperin Tinjau Aktivitas Perdagangan Pasar Randik

MUSI BANYUASIN

Respon, dodi Perintahkan OPD Bantu Pedagang Los, Kios Terbakar

MUSI BANYUASIN

Gedung BLK Terbengkalai, Disnaker Akan Renovasi

MUSI BANYUASIN

Jalin Silaturahmi, Kasat Lantas Polres Ngopi Bareng PWI Muba

MUSI BANYUASIN

Pra TMMD, Anggota Koramil Lakukan Pengawasan

MUSI BANYUASIN

Muba Old Star Tekuk Camat 5-3

MUSI BANYUASIN

Silahturahmi Kapolres Muba dan Awak Media, PWI Ucapkan Terima Kasih