
Muba,SMI
RSUD Sekayu menggelar pelatihan pemulasaran jenazah bagi petugas RSUD Sekayu Rabu (9/6). Dengan menggandeng Baznas Muba, pelatihan pemulasaran jenazah itu di ikuti 36 peserta.
Direktur RSUD Sekayu, dr. Makson Parulian Purba MARS, melalui Kepala Instalasi Humas, Andodi, SKM menyampaikan bahwa peserta pelatihan pemulasaran jenazah dari petugas kamar jenazah dan perwakilan tiap-tiap ruangan.
“Ya pelatihan pemulasaran jenazah ini untuk memberikan pemahaman bagi petugas di rumah sakit guna membantu pasien baik yang sakit atau masa-masa kritis,”katanya.
Dijelaskan dia, misalnya terkait dengan pemulasaraan kejadian penyakit menular harus sesuai dengan syariat untuk agama lain disesuaikan dengan agama masing-masing.
“Sehingga penanganan yang dilakukan oleh tim sesuai syariat dan protokol standar kesehatan yang telah ditetapkan, agar tidak terjadi proses transmisi atau penularan penyakit kepada petugas pemulasaraan dan pemakaman jenazah. Apalagi saat ini kita tengah di hadapkan dengan pandemi covid-19,”ungkapnya.
Kegiatan pelatihan pemulasaran jenazah di hadiri langsung oleh ketua Baznas Muba, H. Lukmanul Hakim dan Ketua MUI Kab Musi Banyuasin H. Thamrin. sedangkan narasumber atau pemateri yakni Ustad A. Nizar, SThi dan Ust. M. Albar, LC.
Ketua Baznas Muba, H. Lukmanul Hakim, mengungkapkan bahwa salah satu program Baznas adalah Muba taqwa, antara lain ada kegiatan pembinaan keagamaan, termasuk didalamnya ada pelatihan pemulasaran jenazah.

“Tujuan nya untuk memberikan bekal kepada para petugas pengurusan jenazah dan umat Islam pada umumnya, dapat memahami dan mempraktekkannya dengan benar dan sesuai fiqih dan syariat Islam,”ungkapnya.
Kemudian, sambung nya, untuk RSUD Sekayu, kegiatan seperti itu sudah pernah diadakan pada tahun lalu dan seseai permintaan dari RSUD Sekayu, tahun diadakan lagi.
“Insya Allah bulan juli 2021, diadakan juga di RSUD Sungai Lilin dan RSUD Bayung Lencir, jadi apabila ada jenazah dari RSUD, yg diurus oleh pihak RSUD, masyarakat sudah yakin bahwa petugas petugas tersebut sudah memahami dan mampu untuk mengurus jenazah sejak persiapan, memandikan mengapani, mensholatkan dan menguburkannya dan mereka benar benar sudah terlatih,”pungkasnya. (Wir)














