Palembang

5 Gejala Alergi Telur yang Perlu Diwaspadai

510
×

5 Gejala Alergi Telur yang Perlu Diwaspadai

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG, SMI-

Alergi telur adalah salah satu bentuk alergi makanan yang paling umum terjadi pada anak-anak.

Melansir Very Well Health, alergi telur menempati urutan kedua kasus alergi makanan terbanyak pada anak-anak, setelah alergi susu dan memengaruhi hampir 2 persen populasi.

Biasanya, alergi telur didiagnosis sebelum usia dua tahun.

Alergi telur disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang salah mengidentifikasi protein telur sebagai zat yang membahayakan tubuh.

Akibatnya, tubuh memberikan reaksi berupa pelepasan bahan kimia seperti histamin ke dalam darah dan menimbulkan gejala alergi.

Pada anak-anak, alergi yang sering ditemui adalah alergi putih telur.

Sedangkan pada orang dewasa, kuning telur dilaporkan lebih sering menyebabkan alergi.

Sementara, pada bayi yang menyusui, alergi telur bisa terjadi setelah mengonsumsi air susu ibu (ASI) dari ibu yang baru mengonsumsi telur.

Alergi telur lebih mungkin terjadi pada anak-anak dan bayi karena dipicu juga oleh kondisi saluran pencernaan mereka yang belum sempurna.

Gejala alergi telur

Melansir Health Line, gejala alergi telur mirip dengan jenis alergi lain dan mungkin termasuk satu atau lebih hal berikut:

  1. Reaksi kulit, seperti eksim, hives (bintik merah), atau bengkak
  2. Sakit perut, mual, diare, atau muntah
  3. Mengi atau kesulitan bernapas
  4. Hidung tersumbat atau meler
  5. Detak jantung cepat

Dalam kasus yang sangat jarang, syok anafilaksis dapat terjadi. Ini adalah keadaan darurat medis.

Siapa pun yang mengalami syok anafilaksis perlu mendapatkan penanganan medis sesegera mungkin.

(Redaksi/Kompas.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *