Lampung

Warga Kecamatan Umpu Semenguk Dihebohkan Kemunculan Beruang, Aktivitas Kebun Terganggu

2261
×

Warga Kecamatan Umpu Semenguk Dihebohkan Kemunculan Beruang, Aktivitas Kebun Terganggu

Sebarkan artikel ini

Way Kanan,SMI

Suasana Dusun Sidorejo, Kampung Negeri Batin, Kecamatan Umpu Semenguk, Kabupaten Way Kanan mendadak heboh setelah kemunculan seekor beruang yang terlihat melintas di area perkebunan warga.

Kabar kemunculan beruang tersebut pertama kali disampaikan oleh Hasyim, salah seorang anggota Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) di dusun setempat. Ia membenarkan bahwa pada pagi hari telah terlihat seekor beruang yang melintas di kebun salah satu warga.

“Ya, benar. Tadi pagi itu ada salah satu warga melihat kemunculan seekor beruang. Bahkan sebelumnya, sekitar seminggu yang lalu, ada anak kecil yang juga melihat beruang di perkebunan mereka, dan sempat merekam kejadian itu dari belakang rumah,” terang Hasyim, minggu (22/6/2025).

Fenomena ini membuat warga menjadi resah, terutama mereka yang sehari-hari beraktivitas di kebun. Banyak warga yang memilih untuk tidak pergi berkebun atau menyadap karet karena khawatir akan keselamatan mereka.

Kemunculan beruang ternyata tak hanya terjadi di Dusun Sidorejo. Di tempat terpisah namun masih dalam kampung yang sama, tepatnya di Dusun Wai Kanca KM-16, peristiwa serupa juga terjadi. Salah satu warga, Hanafi, mengungkapkan bahwa pada hari Rabu, 18 juni sekitar pukul 16.30 WIB, ia melihat seekor beruang melintas menyebrang dari seberang rumah menuju arah kediamannya.

“Setelah itu saya dan adik saya mencoba mengejarnya, tapi beruang itu langsung menghilang di semak-semak. Lalu sekitar pukul 18.30, adik saya kembali melihat beruang tersebut saat hendak menjemput saudara di kawasan Sungai Umpu,” jelas Hanafi, minggu (22/6).

Ia juga menambahkan bahwa sebenarnya beruang tersebut bukan pertama kali muncul di wilayah tersebut. Sekitar 2 hingga 3 tahun lalu, kemunculan hewan buas itu juga sempat membuat geger masyarakat.

Kini, kekhawatiran kembali menyelimuti warga, khususnya di Dusun Way Kanca dan sekitarnya. Banyak warga memilih menunda kegiatan di kebun hingga situasi dinilai aman. “Ya, benar. Saya jadi agak was-was sekarang kalau mau deres, takut ada beruang. Soalnya bukan hanafi saja yang melihat, keponakan saya juga pernah melihatnya,” ungkap Alamsyah, salah satu warga Dusun Way Kanca.

Masyarakat berharap adanya tindakan dari pihak terkait untuk menangani situasi ini sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat kejadian serupa telah memakan korban di wilayah kecamatan lain yang ada di Kabupaten Way Kanan. (Andre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *