Muba, SMI
Pekerjaan jalan setapak dusun IV Desa Bailangu Kecamatan Sekayu kabupaten musi banyuasin (MUBA) propinsi sumatera selatan (SUMSEL),menuju persawahan masyarakat di keluhkan warga dan pemerintah desa.
Karena jalan yg di bangun menggunakan dana APBD Kabupaten Musi Banyuasin diduga tidak sesuai yang di harapkan masyarakat dan pemerintah desa.
Sementara RAHMAT (midun) Salah satu toko pemuda Desa Bailangu(30/7), Sangat menyayangkan, seharusnya pekerjaan yang menggunakan Anggaran yg lebih kurang di angka 120 juta itu bisa di kerjakan sebagai mana mestinya atau sesuai dengan RAB yang sudah ada
padahal pekerjaan jalan setapak tersebut baru selesai serah terima dengan dinas terkait atau PHO. Namun kondisi jalan setapak yang seperti itu kami berharap Dinas terkait benar benar meninjau dulu ke lokasi jangan langsung di ACC, guna mendapatkan pekerjaan yang maksimal dan sesuai yg di harapkan.
Saya warga bailangu, berharap jalan tersebut untuk dapat di maksimalkan atau di perbaiki, sehingga ketahanan dapat sesuai dengan anggaran yang di keluarkan oleh pemerintah, saya yakin program yang telah di gelontorkan jika sesuai dengan harapan Bupati pasti hasil nya akan sangat membuat warga bahagia terkhusus nya warga yang sering melewati jalan tersebut.
Sementara di tempat terpisah ali sodikin kades Desa Bailangu Jumat (30/7), Kalau permasalahan jalan setapak yang dibangun oleh pemerintah melalui dinas pu perkim khususnya saya sangat kecewa karena menurut info yang saya dapat dari masyarakat pembangunan tersebut baru saja selesai dikerjakan tetapi dalam waktu yang sangat singkat, jalan tersebut sudah mulai rusak dan saya juga tidak tahu sebab akibat jalan tersebut cepat rusak dan terus terang saya juga sempat dipangil oleh dinas Inspektorat juga menanyakan permasalahan yang sama.
Awalnya saya sempat bingung kenapa dan ada apa kok saya dipangil oleh dinas terkait oh ternyata mereka menerima laporan dari masyarakat terkait jalan setapak tersebut dan menanyakan, mengapa pembangunan jalan setapak tersebut bisa cepat rusak bukankah pembangunan jalan setapak itu mengunakan dana angaran desa.
Rupanya dinas inspektorat belum atau tidak mengetahui kalau pembangunan jalan setapak tersebut tidak atau bukan mengunakan angaran desa, ya dengan spontan saya langsung menjawab saya bilang itu bukan dari dana desa tetapi memakai APBD yang dikerjakan melalui dinas pu perkim.
Saya berharap kepada pemerintah
Kalau memang benar ada kesalahannya pada pengerjaan proyek tersebut agar segera dapat diberi tindakan secepatnya.
Serta saya juga berharap kalau nantinya masih ada pembangunan untuk desa kami desa bailangu khususnya yang mengunakan APBD atau angaran dari mana saja dan melalui dinas manapun kami mohon agar dapat berkomunikasi dengan kami selaku pemerintah desa paling tidak tawarkan kami dalam arti bukan kami mau ikut atau meminta pekerjaan tetapi setidaknya kami dapat mengawal pekerjaan tersebut dari titik nol sampai selesai.ujarnya (wir)














