Padang,SMI
Wali Kota Padang, Fadly Amran, memimpin pertemuan lanjutan dengan jajaran Foshan Polytechnic dalam rangka memperkuat kerja sama pendidikan internasional melalui Program Padang Juara, Selasa (7/7/2026).
Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 10.00 waktu setempat diawali dengan perkenalan oleh Deputy Party Secretary & President Foshan Polytechnic, Huang Jianguang, serta pemutaran video promosi bertajuk Kung Fu Workshop. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Party Secretary Foshan Polytechnic, Guan Xue, Staff Khusus Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) Oki Earlivan Sampurno, Wali Kota Padang Fadly Amran, serta President of Guangdong Education International Exchange Association, Zhao Pengfei.
Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Padang membahas implementasi Program Padang Juara yang menghubungkan Foshan Polytechnic dengan Universitas Negeri Padang (UNP) dan Politeknik Negeri Padang untuk pelaksanaan program dual degree, sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan perguruan tinggi lainnya.
Delegasi yang hadir dalam pertemuan itu terdiri atas Rektor Universitas Negeri Padang, Rektor Universitas Baiturrahmah, Direktur Politeknik Negeri Padang, Rektor Universitas Putra Indonesia YPTK Padang, Wakil Rektor Universitas Andalas, Rektor Universitas Bung Hatta, serta Direktur Sekolah Tinggi Teknologi Industri (STTIND) Padang.
Wali Kota Padang juga didampingi Prof. Ganefri, Prof. Musliar Kasim, dan Dr. Haris Satria.
Staff Khusus Menteri Diktisaintek, Oki Earlivan Sampurno, memberikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Kota Padang yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan.
Menurutnya, Program Padang Juara dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menyiapkan SDM unggul sekaligus memperkuat kerja sama pendidikan antara Indonesia dan China agar memberikan dampak yang lebih luas.
Sementara itu, pihak Foshan Polytechnic menyambut baik pelaksanaan Program Padang Juara dan berharap kerja sama tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan. Dalam skema yang dibahas, mahasiswa akan diberangkatkan ke China pada tahun depan setelah menyelesaikan dua semester perkuliahan di kampus asal di Indonesia.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam membuka akses pendidikan internasional bagi generasi muda melalui program beasiswa luar negeri.














