# Ahli Waris Harapkan Masjid Di Fungsikan
Muba,SMI
Program Pembangunan Masjid Raya BHL, yang berada dipangkal Desa Tanah Abang, menjadi yang pertama di Kabupaten Muba yang berkonsep ramah lingkungan dan terintegrasi dengan ecopark”,
Dikutip dari media online Republika bahwa Bangunan masjid ramah lingkungan itu menggunakan atap limas sebagai ciri khas rumah tradisional masyarakat kabupaten ini dengan tinggi 17 meter. Sedangkan tinggi bangunan lima meter dan luas tempat salat 30 x 30 meter berkapasitas 1.200 jamaah.
Harapan di bangun Masjid sebagai tempat menunaikan ibadah shalat, tetapi juga berperan sebagai pusat pendidikan dan penyebaran syiar Islam. Kemudian, juga dapat digunakan sebagai tempat menyelesaikan berbagai persoalan umat, masjid juga menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, namun hal ini diduga jauh dari harapan
Saat tim MCMnet (29/7) turun kelapangan,pintu Masjid terkunci Di gembok, Sengaja karena ini tempat umum pas sekali waktu sholat Dzuhur kami lompat pagar “Setelah kami mau ambil wudhu WC yang juga di gabung dengan tempat wudhu ini kondisi terkunci, terlihat juga lantai banyak kotoran hewan,mungkin cicak atau yang lain,
Setelah kami berkeliling terlihat ada bangunan di duga tempat tidur marbot atau penjaga malam juga terkunci
Taruna (45)Salah satu Pengendara yang juga berhenti melihat mobil kami Singah juga punya keinginan, untuk sholat akan tetapi saat kami keluar mengatakan tempat wudhu terkunci beliau merasa kecewa bangunan Masjid yang megah ini tidak berfungsi dengan baik,
“Lebih baik bangun yang lain saja mas kalau keadaan seperti ini,”sambil berlalu dia sarankan untuk sholat di Masjid di Tengah desa tanah Abang saja, Taruna berharap Pemerintah Kabupaten, Kecamatan, desa untuk hadir sehingga masjid ini di fungsikan dengan baik meskipun jauh dari permukiman warga harus nya ada aktivitas ibadah sesuai peruntukannya”Ungkapnya
Saat kami mampir ke permukiman warga “Ali (35 ) Mengaku untuk sholat di sana harus gunakan kendaraan, karena jauh dari permukiman juga kalau lewat selalu terkunci
“Dak tahu Yung kami serah terime atau belum yang jelas masjid tu lah lame di bangun, pengen pulek Sholat di situ tuturnya.
Sementara itu Hairod Sudarso wakil Keluarga yang telah menghibahkan lahan kepada Pemerintah kabupaten Musi Banyuasin dan di bangunkan Masjid di lahan Tersebut Alhamdulillah di bangun dengan baik Oleh pemerintah kabupaten Musi Banyuasin, tinggal pemerintah selaku pemilik mesjid menunjuk pengelolah, ujarnya
Ditambahkannya Kami berharap Agar bangunan masjid tersebut agar dapat di fungsikan agar manfaat di rasakan masyarakat batang hari Leko , jika diminta maka kami tentu saja bersedia mengelolahnya sepanjang ada penunjukkan dari pemerintah
” prinsipnya, jika diminta maka kami siap membuat yayasan agar pengelolaan mesjid tersebut bisa optimal tutupnya (red)














