Prabumulih,SMI
EY alias anca(35 tahun) warga 04 kelurahan Tanjung raman, Kecamatan Prabumulih selatan Kota Prabumulih propinsi Sumatera Selatan di temukan tewas gantung diri di pohon karet.
Laki laki yang kesehariannya sebagai seorang petani (penyadap karet).
Siang pukul 13.00 WIB Rabu 17 Maret 2021.
Menurut keterangan dari seorang warga yang bernama Andi , yang masih bertetangga dengan korban.
” Siang tadi tu , bini anca dengan di temani oleh kawannya.mengecek ke kebun karet di mana dia menyadap.
Namun begitu sampai di kebun istrinya terkejut melihat suaminya terbujur kaku tergantung pada sebatang pohon karet.
Lalu dengan di temani oleh kawannya.mereka melaporkan kepada pak RT.selanjutnya warga melapor ke Polsek Prabumulih timur,ujar Andi.
Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, anggota Polsek Prabumulih timur.melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti berupa seutas tali serta sebuah sepeda motor.setelah di lakukan visum , tidak ada tanda tanda kekerasan.
Sementara itu Kapolsek Prabumulih timur AKP Herman Rozi SH MSI melalui Kanit Reskrim Polsek Prabumulih timur IPDA Haryoni Amin SH membenarkan adanya seorang warga kelurahan Tanjung raman melakukan bunuh diri.
Edi Yansyah alias anca (35 tahun). kejadiannya sekitar pukul 13.00 WIB tadi di kebun karet milik Danar warga kelurahan Tanjung raman.demikian ujar Kanit Reskrim Polsek Prabumulih timur tersebut.
Kronologisnya istri Dayat dan istri korban kerumah pak RT melaporkan bahwa anca gantung diri di pohon karet.
Sementara hingga berita ini di terbitkan, motif bunuh diri tersebut belum bisa di ketahui.serta tanda tanda kekerasan terhadap korban tidak di ketemukan.
Menanggapi peristiwa ini, lurah tanjung raman kecamatan Prabumulih selatan ibu lenawati mengungkapkan bahwa:”kami turut prihatin dan sangat menyayangkan peristiwa ini terjadi.
Karena kita ketahui bersama bahwa bunuh diri bukan hal yang bisa di benarkan.selain itu ,kami menghimbau kepada masyarakat agar lebih giat mendekatkan diri kepada Allah SWT.demjkian lurah mengakhiri percakapan ini.
Sedangkan untuk motif aksi korban nekad melakukan hal ini, masih dalam proses penyelidikan dari pihak kepolisian sektor Prabumulih timur dan polres kota Prabumulih.
(Sunar)




















