
Muba,SMI
Setelah sukses menjadi tuan PEDA (Pekan Olaharaga Nasional) Tingkat Provinsi ke-13 Tingkat Provinsi sumatera selatan, serta telah membawa bangga nama petani Musi Banyuasin,serta mampu membawa angotanya menjaga produksi pertanian yang berkualitas dan berdaya saing,oleh karena itulah Sebanyak 15 kecamaatan sekabupaten Musi Banyuasin Ketua Kontak
Tani
Nelayan Andalan(KTNA)Mempercayakan kembali Abusari Burhan SH Msi menjdi ketua KTNA Periode 2010-2025,Selasa(24/11/2020)
Abusari mengatakan diperiode ke 3 terpilih saya menjadi ketua KTNA Musi Banyuasin, sekaligus jabatan saya DPRD provinsi Sumatera selaku wakil ketua komisi II Membidangi, dinas Pertanian perternakan , Dinas Perkebunan,dinas Perikanan , dinas Kehutanan, ,Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Pelayanan satu Pintu,Dinas Koperasi dan UKM, dan Biro Perekonomian,saya selalu menyampaikan di DPRD Propinsi Sumatra Selatan Program Khusus Pertanian yaitu satu penyuluh satu desa.
Lanjutnya program satu penyuluh satu desa ini yang pernah saya lakukan diwaktu saya menjadi ketua DPRD kabupaten Musi Banyuasin di kepemimpinan Bupati Ir H Pahri Azhari,”Alhamdulillah program tersebut di terima oleh gubernur provinsi sumatera selatan H. Herman Deru, S.H., M.M,sudah terealisasi sebanyak 1000 penyuluh di provinsi sumatera selatan.
Tentunya rasa syukur program untuk satu penyuluh pertanian satu desa dan juga 1 kecamatan ada petugas penyuluh perternakan dan Petugas hama penyakit.
Terkhusus nya masyarakat Musi Banyuasin saya berjanji kepada petani kelompok tani ,akan memprioritaskan satu desa satu penyuluh,satiap kecamaatan ada petugas penyuluh peternakan, hama dan penyakit,dan setiap kecamatan ada petugas DR perternakan.
Ditambahnya setelah terpilih nya saya Menjadi ketua KTNA Musi Banyuasin,kami akan melakukan pembentukan anggota,pengurus setiap kecamatan,agenda kedua kami yaitu kan melakukan audiensi dengan Bupati Musi Banyuasin akan menyuarakan masalah perkebunan tampa membakar lahan, Agar buati Musi Banyuasin mempunyai solusi agar masyarakat khususnya petani kebun bisa membuka lahan dengan baik tanpa ada ganjalan hukum akan tetapi petani dapat memanfaatkan lahan.
Menanggapi alih fungsi lahan pertanian ke perkebunan abusari mengatakan akan terus menggalakkan program program Serasi (Selamatkan Rawa, Sejahterakan Petani),agar lahan pertanian tatap terjga.tutupnya
Ketua KTNA Sumsel, H M Basyir, Mengatakan Sesuai dengan Nawacita, Kementerian Pertanian telah mencanangkan “Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia 2045, petani sebagai ujung tombak siap mendukung program pemerintah dalam mewujudkannya,
telah kita ketahui bahwa propinsi Sumatra Selatan nomor 4 lumbung pangan Nasional
Terdata petani di Musi Banyuasin sebanyak 4000 kelompok tani sedangkan di Sumsel Sebanyak 20 ribu lebih kelompok,yang menjadi mitra dinas pertanian.
Saya berharap ketua yang terpilih dapat menjembatani antara petani dengan pemeriksaan membuat program mensejahtrakan petani dan peternak.tutupnya (I)














