Palembang

PT.PLN(Persero) Regional Sumsel Gelar Rakernas Serikat Pekerja 2022

523
×

PT.PLN(Persero) Regional Sumsel Gelar Rakernas Serikat Pekerja 2022

Sebarkan artikel ini

Palembang, SMI-

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Serikat Pekerja PT.PLN(Persero) 2022 dalam tema “Dengan Semangat Rakernas Kita Raih Kejayaan PLN dan Kesejahteraan Pegawai yang Profesional, Accountable, Smart,Transparancy and Integrity” bertempat di aula PLN UIW S2JB, jalan Kapten A Rivai, Jumat (14/10/2022).

Vice Presiden Pelayanan Human Capital Regional Kalimantan dan Sumatera, Muhammad Firdaus mengatakan, pihaknya sangat mendukung Rakernas ini semoga berjalan dengan baik dan lancar.

“Kita berharap dari rakernas ini akan muncul hal baru dan pemikiran yang positif untuk diberikan kepada manajemen, sehingga bisa melakukan perubahan yang berkaitan dengan kesejahteraan pegawai.Dengan adanya perubahan transformasi di PLN saat ini maka masukan dari kawan-kawan sangat bermanfaat untuk kita semua,” ujar Firdaus.

Lebih lanjut Firdaus menuturkan,”untuk Perjanjian Kerja Bersama(PKB) sudah ditandatangani 12 Oktober kemarin di PLN pusat dan dihadiri oleh Wamen langsung, ibu Dirjen termasuk beberapa direktur. Alhamdulillah sekarang ini untuk PKB akan disusun juknis dan materi sosialisasinya kepada seluruh pegawai,” ucapnya.

Lanjutnya,”dalam PKB itu ada 90-an pasal dan pihaknya berharap manajemen beserta serikat pekerja dalam isi PKB saat ini harus bisa lebih baik dari tahun sebelumnya. Kita berharap 2024 nanti lebih baik dari 2022 ini, yaitu memperbaiki segala hal yang berkaitan dengan cuti, penghasilan, penugasan dan karir pegawai”,terangnya

Firdaus juga menjelaskan,”Dulu tamatan SMA masuk PLN di usia 46 tahun sudah pensiun, dengan kebijakan direksi yang baru lulusan SMA pensiunnya dalam usia 56 tahun termasuk dalam berkarir semua disamakan. Dulu pernah ada kebijakan kalau menikah dengan sesama pegawai,demi zero konflik di interest perusahaan maka salah satunya harus mengajukan pengunduran diri, seiring berjalannya waktu dan berkat masukan – masukan dari kawan – kawan termasuk 4 serikat pekerja PLN maka pada direksi saat ini kebijakan itu di cabut”, jelasnya

Ditempat yang sama, ketua Rakernas sekaligus ketua Departemen organisasi DPP Serikat Pegawai PLN Edi Supryanto menuturkan,”PLN bisa dikatakan ruhnya negeri ini, jika PLN di pecah – pecah maka pecahlah Nusantara karena akan mengakibatkan disintegrasi, PLN merupakan perusahaan infrastruktur, sampai di tapal batas perbatasan pun ada PLN, jika ada pemetaan dan pemecahan serta perbedaan tarif,apalagi dari hulu hingga ke hilir PLN di kuasai oleh perusahaan swasta nasional atau asing maka kontrol pemerintah akan berkurang”,jelasnya

“Serikat pekerja dari tahun 2000 sudah mempertahankan eksistensi PLN sebagai perusahaan infrastruktur yang dikuasai oleh negara, dalam hal ini rakyat adalah pemiliknya sesuai dengan  UUD 45 pasal 33 yang ternyata sudah diamandemen seharusnya tidak boleh diamandemen”,ucapnya

Supryanto berharap, PLN harus mempunyai listrik murah yang dikuasai dan diatur oleh pemerintah, jadi keberpihakan terhadap rakyat itu nyata bukan hanya wacana. Dalam rakernas berharap mendapatkan suatu keputusan dalam semangat berjuang untuk mempertahankan institusi PLN dengan gaya yang elegan dalam semboyan Profesional,accounteble,smart,transparan and integrity, tandasnya. (Chairuns)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *