PRABUMULIH, SMI-
Ganti rugi rumah warga masyarakat kelurahan Prabumulih, yang mengalami kerusakan (retak-retak) akibat aktivitas seismik 3D Chrysant. Akibat aktivitas PT.BGP lndonesia yang melakukan pengeboran untuk mencari sumber minyak baru, berdampak pada banyaknya rumah warga yang mengalami kerusakan (retak-retak).
Menindaklanjuti kerusakan pada rumah warga tersebut, pihak PT.BGP lndonesia berkewajiban membayar biaya kerusakan tersebut.Ganti rugi rumah retak akibat adanya aktivitas yang dilakukan oleh pihak Pertamina, melalui PT.BGP lndonesia selaku pelaksana aktivitas pengeboran.
Hari ini Rabu 09/02/2022 sekitar pukul 09.00 WIB s/d selesai.Bertempat di Basecamp PT.BGP lndonesia, yang beralamat di jalan teratai kompleks perumahan Pertamina, kelurahan Muntang Tapus, kecamatan Prabumulih barat, kota Prabumulih, provinsi Sumatera Selatan.Pihak PT.BGP lndonesia memberikan uang ganti rugi, kepada warga masyarakat yang rumahnya rusak (retak-retak) kelurahan Prabumulih.
Kegiatan pembayaran Ganti Rugi Rumah Retak ini, di hadiri oleh Muslah ketua RW.03 kelurahan Prabumulih, Bapak Fery RT.02 RW.03 kelurahan Prabumulih, Bambang Subianto ketua RT.03 RW.03 kelurahan Prabumulih dan dihadiri oleh pihak perusahaan PT.BGP lndonesia.
Seusai mengikuti proses pembayaran Ganti Rugi Rumah Retak ini, Bambang Subianto ketua RT.03 RW.03 kelurahan Prabumulih. Menyampaikan pesan dan kesannya terhadap kegiatan ganti rugi rumah retak tersebut sekalian saran.
” Seharusnya pembayaran Ganti Rugi Rumah Retak disosialisasikan kepada warga.sehingga tidak ada masyarakat yang yang merasa di rugikan.Menurut kami, teknis tata cara pembayaran dan penghitungan pembayaran ganti rugi rumah retak ini,tidak sesuai dengan harapan dan merasa sangat kecewa “, Ujar Bambang Sudianto ketua RT.03 RW.03 kelurahan Prabumulih.
Sementara itu menanggapi kegiatan pembayaran Ganti Rugi Rumah Retak ini, pihak PT.BGP lndonesia melalui Bapak Jumadi Ahmad selaku kepala bidang Humas PT.BGP lndonesia yang di dampingi oleh Bapak Syamsul Rizal Asisten Humas PT.BGP lndonesia. Saat di wawancarai oleh awak media Suara Masyarakat lndonesia.com. Menjelaskan dan menghimbau kepada masyarakat yang rumahnya rusak (Retak-retak), akibat aktivitas seismik tempo hari.
“Terkait dengan adanya polemik di masyarakat terkait dengan masalah rumah retak,kami berharap agar bagi warga yang belum menerima ganti rugi diharapkan agar dapat bersabar.Alhamdulillah kelurahan Wonosari dan hari ini (Rabu 09/02/2022) kelurahan Prabumulih.terkait adanya isu yang menyatakan ketidak pastian pembayaran Ganti Rugi.jadi seandainya ada hal yang merasa kurang percaya, jadi kami berharap agar warga masyarakat menghubungi kami di sini.Pertimbangan kami dari pihak perusahaan, bahwa bulan Maret ini selesai semua pembayaran Ganti Rugi dari aktivitas seismik.serta kepada masyarakat, kami berharap agar mudah terprovokasi dengan Isyu masalah rumah retak yang menyesatkan.baik dari pihak internal ataupun external”, Ungkap Jumadi Ahmad Humas kepala PT.BGP lndonesia.
Sementara itu Bapak Syamsul Rizal yang merupakan Asisten Humas PT.BGP lndonesia, menghimbau kepada seluruh masyarakat kota Prabumulih.
“Kepada warga kota Prabumulih jangan terprovokasi oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.seandainya ada permasalahan terkait dengan dampak dari aktivitas seismik, diharapkan untuk menghubungi kami di sini.serta karena ini adalah proyek dari Pertamina dan Pertamina akan tetap ada di kota Prabumulih, jadi seandainya ada permasalahan tolong hubungi kami pihak BGP.serta kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan isu rumah retak, yang menyesatkan baik internal ataupun external”, Demikian tandas Syamsul Rizal mengakhiri perbincangan ini.
(Sunar)




















