Baturaja,SMI
Suasana religius menyelimuti halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) 142 OKU pada Kamis (23/7) sore, saat Desa Lubuk Banjar, Kecamatan Lubuk Raja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), menggelar Pengajian Tabligh Akbar.
Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB ini merupakan rangkaian utama dalam peringatan Napak Tilas Hari Jadi Desa Lubuk Banjar yang ke-47, sekaligus menjadi ajang silaturahmi massal bagi warga setempat.
Acara keagamaan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolsek Lubuk Raja, Iptu Hartomi, yang datang bersama jajaran personelnya.
Selain aparat kepolisian, kehadiran tokoh penting turut memeriahkan kegiatan, di antaranya Staf Ahli Pemkab OKU Husni yang mewakili Bupati OKU, perwakilan Camat Lubuk Raja Tarmin, Babinsa Baturaja Sertu Slamet A. Riyadi, Kepala Desa Lubuk Banjar M.H. Dwi Purwanto, serta Kepala KUA Lubuk Raja Rohim Ansori.
Tidak ketinggalan, para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya juga hadir dalam barisan tamu kehormatan.
Mengusung tema penguatan ukhuwah Islamiyah, panitia menghadirkan penceramah kondang KH. Zulfan Bahror, S.Pd.I., M.Si., yang menyampaikan tausiah kebangsaan dan keagamaan di hadapan ratusan jamaah.
Kehadiran sang kiai menjadi magnet tersendiri, mengingat reputasinya dalam menyampaikan dakwah yang menyejukkan sekaligus membangkitkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Tabligh Akbar ini tidak sekadar menjadi perayaan seremonial, melainkan momentum strategis untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga dan memperkokoh nilai-nilai gotong royong.
Melalui kegiatan napak tilas ini,
masyarakat diajak merefleksikan perjalanan panjang desa selama 47 tahun, sekaligus meneguhkan komitmen bersama dalam membangun desa yang harmonis dan berakhlak mulia.
Antusiasme warga terlihat dari jumlah jamaah yang mencapai sekitar 350 orang, memadati area halaman sekolah sejak siang hari.
Meski lokasi penuh sesak, seluruh rangkaian acara berlangsung dengan sakral, serius, dan penuh santun, tanpa adanya gesekan berarti di antara para peserta yang terdiri dari berbagai lapisan usia.
Di tengah kerumunan ratusan jamaah, Kapolsek Iptu Hartomi menerjunkan personel Polsek Lubuk Raja untuk melakukan pengamanan sistem terbuka dan tertutup.
Fokus utama aparat adalah mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mengantisipasi aksi kriminalitas 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), serta mengatur arus lalu lintas kendaraan di sekitar lokasi.
Hasilnya, situasi tetap stabil dan terkendali berkat sinergi apik antara polisi, TNI, dan perangkat desa.
Dengan koordinasi yang solid, kegiatan pengajian besar ini resmi ditutup tepat pada pukul 16.00 WIB atau berlangsung selama dua jam tanpa hambatan berarti.
Tidak ada laporan insiden menonjol selama acara, mulai dari pembukaan hingga doa bersama, menjadikan peringatan hari jadi desa kali ini sebagai contoh sukses kolaborasi keagamaan dan keamanan.
Kehadiran aktif Kapolsek Lubuk Raja di tengah jamaah membuktikan bahwa Polri tidak hanya bertugas sebagai pengayom, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam setiap kegiatan positif.
Iptu Hartomi menegaskan bahwa dukungan penuh kepolisian terhadap acara keagamaan adalah wujud nyata mempererat hubungan emosional dengan warga, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif bagi seluruh elemen Desa Lubuk Banjar (Mulyati/adv)













