M Nasir: Sebagai Wakil Rakyat, Kami Akan Selalu Mensupport PKL maupun Pelaku UMKM lainnya
PALEMBANG, SMI-
Sabtu (20/11/2021) Telah diselenggarakan Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) Sumsel di gedung asrama haji provinsi Sumatera Selatan.


APKLI merupakan wadah yang bukan hanya untuk PKL dan UMKM saja namun untuk seluruh pelaku usaha yang ada. Perlu diketahui bahwa anggota APKLI berjumlah mencapai 200.000 anggota (terdata nasional) dan untuk DPW Sumsel sudah terdaftar sekitar 4500 orang pedagang.
Turut juga hadir dalam acara tersebut anggota DPRD Banyuasin dari Komisi IV Fraksi Golkar Kanda Muhammad Nasir, S.Si, Herman Deru selaku Gubernur Sumsel, Dr. Ali Mahsun M. Biomed selaku DPP APKLI, Harmoko selaku DPD APKLI Palembang, seluruh DPD APKLI yang ada di Sumsel dan peserta maupun tamu undangan.
“Terimakasih atas kehadiran support sumbangsih senior instansi pemerintah dan non pemerintah yang telah membantu menyukseskan muswil apkli Sumsel. Harapannya APKLI lebih maju dan dapat lebih dikenal oleh seluruh Pedangang maupun pelaku usaha lainnya.” Pungkas Harmoko
Dr.Ali Mahsun M. Biomed selaku Ketua Umum DPP APKLI dalam kata sambutannya menjelaskan:
“Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) telah berdiri selama 28 tahun di Yogyakarta pada 29 Januari 1993. Sebuah organisasi tidak boleh hanya sekedar papan nama dan kami sepakat saat webinar formula ekonomi, kedepannya adalah formula ekonomi digital namun harus disempurnakan sebagai hal utama untuk instrumen unggul di era digital yaitu sinergi dan energitas.” Jelas Biomed
“Harapan kedepannya Pemprov Sumsel dan APKLI harus dapat bersinergi dan bekerjasama dalam mengangkat harkat dan martabat kemanusiaan serta kemajuan usaha dan ekonomi PKL dan pelaku usaha ekonomi di era digital”.Tambahnya
Herman Deru selaku Gubernur Sumsel melalui Rizaldi selaku Kepala dinas perindustrian dan perdagangan mengatakan, “, kalau kita bandingkan PKL dan pedagang Kios tentu lebih banyak PKL namun demikian Ia berharap PKL mengutamakan ketertiban dan mentaati aturan yang dibuat pengelola pasar tempat mereka berdagang. ” Ujarnya

Muhammad Nasir, S.Si selaku Komisi IV anggota DPRD Kab Banyuasin dari Fraksi Golkar ketika diwawancarai awak media suaramasyarakatindonesia.com menuturkan:
“Perlu diketahui bahwasannya PKL, Pedagang UMKM dan Pelaku usaha kecil lainnya merupakan salah satu yang terkena imbas paling berat akibat pandemi yang melanda saat ini. Dan saya sebagai wakil rakyat, tentu kami akan selalu mensupport baik PKL dan pedagang UMKM maupun pelaku usaha kecil lainnya. Baik berupa bantuan maupun fasilitas yang mereka butuhkan dalam melakukan transaksi jual beli di pasar maupun kalangan nantinya. Bantuan- bantuan tersebut nantinya akan disalurkan melalui kadisperindag baik itu bantuan modal, perlengkapan, maupun peralatan.” Tutur M. Nasir
“Namun Kami siap memberikan bantuan itu kepada masyarakat terkhusus PKL dan Pelaku usaha ekonomi rakyat yang terdampak Covid19.” Ucap M. Nasir Komisi IV anggota DPRD Kab Banyuasin mengakhiri perbincangan
(Anjas)



















