Palembang, SMI-
Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI Muda) Provinsi Sumatera Selatan gelar acara Focus Group Discussion(FGD) dengan tema” Maju Pileg atau Pilkada 2024″, Kamis, 09/06/22
Acara yang berlangsung di Arya Duta hotel jalan POM IX kelurahan lorok pakjo, kecamatan Ilir barat satu di hadiri oleh ketua umum majelis pimpinan ICMI Muda prov.sumsel Charma Afrianto,SE, dewan pembina ICMI Muda prov.sumsel Hj.Samantha Tivani, perwakilan kapolrestabes palembang Kompol Yulianto, SE,MM, para ketua Organisasi Massa(Ormas),Organisasi Kemasyarakatan Pemuda(OKP) dan Badan Eksekutif Mahasiswa(BEM).
Hadir sebagai narasumber dalam acara, dewan majelis istiqamah ICMI Muda Pusat Dr.Bakhrul Khairamal, ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa(DPW PKB)Sumsel Drs.Ramlan Holdan, ketua Komisi Pemilihan Umum(KPU) Sumsel Amrah Muslimin,SE, M.Si, ketua badan pengawas pemilu (Bawaslu)RI Rahmad Bagja,SH, LLM dan pengamat politik Dr.HM.Thamrin,M,Si
Charma Afrianto menyampaikan,”dalam acara FGD ini telah membuahkan hasil rekomendasi untuk bangsa, audiens menyimpulkan, dalam pemilu tahun 2024 khususnya pemilihan calon legislatif(Pileg) dan pemilihan calon kepala Daerah(Pilkada), semua audiens 99% mengambil sikap siapa yang maju mencalonkan diri dalam pileg tidak boleh maju dalam pilkada, karena ini penting bagi kehidupan berbangsa, bernegara dan berdemokrasi yang sehat di negeri ini”, ujarnya
Lanjutnya, “jika Rancangan Undang Undang(RUU) di KPU membolehkan maju dalam pileg dan pilkada berarti menjadi sebuah tanda matinya demokrasi di negeri ini”, ucap Charma Afrianto.
Ditempat yang sama Umar Yuli Abas sebagai ketua panitia dalam acara menambahkan,
“Setelah mengevaluasi kegiatan FGD ini kita perlu mengadakan FGD berikutnya dalam tema demokrasi di Indonesia”, menurutnya konflik di pileg dan pilkada akan sangat banyak karena itu ICMI Muda di Sumsel mudah – mudahan akan mengadakan FGD berikutnya,” pungkas Umar Yuli Abas akhiri pembicaraan.
(Csh)



















