Palembang

Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI di Tol Musi Landas, Bahas Kendala dan Target Penyelesaian

192
×

Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI di Tol Musi Landas, Bahas Kendala dan Target Penyelesaian

Sebarkan artikel ini

Palembang,SMI-

Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI mengadakan pertemuan dengan PT Hutama Karya di Gate Tol Musi Landas, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Pertemuan ini membahas kendala dan target penyelesaian pembangunan jalan tol Palembang–Betung dan Betung–Jambi.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan Wali Kota Palembang, Bupati Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Ogan Ilir, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Provinsi Sumatera Selatan, serta perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Dinas Kehutanan, dan Dinas Perhubungan. Jumat (21/2/2025)

Menurut Ketua Komisi V DPR RI, HA Bakri HM SE, proyek Tol Trans-Sumatera harus segera diselesaikan agar dapat terintegrasi dengan Tol Palembang–Betung dan Tol Betung–Jambi. Ia mengakui bahwa ada kendala yang cukup rumit, terutama terkait dengan pembebasan lahan yang melibatkan kawasan hutan lindung.

“Dari hasil diskusi tadi, memang ada permasalahan yang kompleks, terutama soal lahan yang termasuk dalam kawasan hutan lindung. Namun, kita harus menemukan solusi agar proyek ini tetap berjalan sesuai target. Tol Palembang–Betung atau Tol Betung–Jambi harus selesai pada tahun 2026. PT Hutama Karya sendiri sudah siap dengan konstruksinya,” ujar Bakri.

Sementara itu, Muhammad Fauzan, perwakilan Direksi PT Hutama Karya, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyusun rencana kerja dengan target penyelesaian tol Palembang–Betung pada tahun 2025 dan tol Betung–Jambi pada tahun 2026, dengan catatan bahwa pembebasan lahan berjalan sesuai rencana.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa PT Hutama Karya sudah siap melaksanakan konstruksi segera setelah lahan tersedia. Namun, pembayaran lahan merupakan kewenangan Kementerian Keuangan atau Satuan Kerja PU, sehingga percepatan administrasi menjadi faktor krusial dalam kelancaran proyek ini.

Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan solusi terhadap kendala yang ada dapat segera ditemukan, sehingga proyek pembangunan jalan tol dapat selesai sesuai dengan target yang telah ditetapkan. (Riela)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *