Palembang

Ketua Komisi I DPRD Sumsel Antoni Yuzar, SH, MH Menghadiri Pembukaan Lomba Kadarkum Tingkat Pelajar SMA Se-sumsel

285
×

Ketua Komisi I DPRD Sumsel Antoni Yuzar, SH, MH Menghadiri Pembukaan Lomba Kadarkum Tingkat Pelajar SMA Se-sumsel

Sebarkan artikel ini

Palembang, SMI-

Pembukaan lomba Kadarkum bagi pelajar tingkat SMA se Sumatera Selatan tahun 2022 dilaksanakan di SMA Negeri 1 Palembang , Rabu (16/11/2022). Acara tersebut Gubernur Sumsel H Herman Deru juga mengukuhkan pelajar SMA sadar hukum.

Herman Deru mengatakan, dengan adanya lomba Kadarkum ini dia ingin pelajar sadar hukum dimulai dari tertib menaati aturan dan dimulai dari sendiri. “Kita bicara kesadaran hukum ini sangat penting, karena begitu banyak korban materi dan nyawa itu dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang hukum, ” ujarnya.

“Sebagai contoh, kita wajib menggunakan helm saat menggunakan kendaraan bermotor, itu selain ada sanksi bagi yang melanggar disitu juga sebenarnya ada hal yang lebih penting yakni melindungi pengendara. Seperti yang kita ketahui di Lapas dan rutan itu over kapasitas, baik dari kasus tipiring sampai kasus narkoba, itu juga dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang hukum,” tambah Herman Deru.

Melalui lomba kadarkum bagi pelajar ini, Herman Deru berharap pelajar lebih memahami pentingnya mematuhi aturan dalam kehidupan sehari-hari.

Ditempat yang sama Ketua Komisi I Antoni Yuzar,SH,MH menuturkan, lomba Kadarkum ini atas inisiasi Gubernur Sumsel.

“Kami siap mendukung itu dan dukungan anggaran pasti dari kawan-kawan DPRD khususnya komisi 1. Apalagi Biro Hukum adalah mitranya komisi 1 DPRD Sumsel,” katanya.

Menurut Antoni, sadar hukum ini sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, sadar hukum ini harus dimulai dari etika karena itu bagian dari hukum ada yang tertulis dan ada yang tidak tertulis.

“Yang tertulis itu ada di Undang-Undang yang ada ancaman pidananya. Sedangkan yang tidak tertulis ancaman hanya ancaman moral, tetapi mulai dari keluarga sangat penting itu dimulai dari keluarga kecil. Kadarkum dari keluarga sadar hukum meningkatkan masyarakat dan seterusnya. Saya sangat sependapat seperti yang disampaikan Gubernur tidak hanya sekolah ini saja tapi di beberapa instansi lain dari kelompok masyarakat dan organisasi perlu ada lomba kadarkum ini. Karena dengan lomba ini beda dengan sosialisasi biasa karena dengan lomba ada daya tarik ada minat dan ada antusias karena ada kompetisi di situ dengan ada lomba ada kompetisi tentu ada penghargaan,” tandasnya.

(Anjas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *