Advetorial

Kemarau PJ Walikota, Himbau Buka Lahan Jangan Membakar

150
×

Kemarau PJ Walikota, Himbau Buka Lahan Jangan Membakar

Sebarkan artikel ini

Muba, SMI

Tak lama lagi, akan memasuki musim kemarau. Selama musim kemarau nantinya, masyarakat diingatkan oleh PJ Walikota Prabumulih H Elman ST MM untuk waspada.

Kewaspadaan itu disampaikan kepada warga untuk mengantisipasi bahaya kebakaran hutan dan lahan, agar Prabumulih bebas dari titik api.Kepada warga PJ Walikota Prabumulih H Elman ST MM mengingatkan untuk tidak membakar lahan.

“Jangan membakar lahan, dan selalu koordinasikan dengan instansi terkait apabila akan membakar,” pesannya, dan secepatnya melapor ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Prabumulih jika ditemukan titik api di Kota Prabumulih.

Ketika dibincangi awak media diruang kerja beliau, Selasa (25/06/24).Mengingat di musim kemarau ini, titik api yang telah menimbulkan kabut asap dan mengganggu’ kehidupan sehari-hari warga.Sementara itu, Camat Kecamatan RKT Satria Karsa SE MSi menyampaikan sesuai dengan arahan Bapak PJ Walikota Prabumulih kepada seluruh camat dan lurah, untuk mengantisipasi dan meminimalisir titik api diwilayahnya masing-masing.Dirinya juga kembali mempertegas imbauan dari PJ Walikota Prabumulih agar masyarakat tidak membakar lahan.Kepala Desa Sinar Rambang, Indarqo menambahkan pihaknya selaku pemerintah desa siap menerima arahan dan masukan, serta akan menindaklanjuti dengan selalu mengingatkan kepada masyarakat,” tukasnya.Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Prabumulih Sriyono (Kalaksa) trus mensosialisasikan walaupun masih terdapat di beberapa tempat pembukaan lahan dengan cara dibakar namun tidak terlalu besar,” jelasnya.Sampai saat ini sesuai dengan aturan undang-undang (UU), Karhutla sangat dilarang bahkan ada denda pidana dan kurungan bagi yang melanggar.Terkait masalah tersebut, pihaknya pun tetap menjalin kerjasama dengan Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, pihak Kelurahan, dan masyarakat setempat. “Harapan kita kedepan janganlah membakar hutan dan lahan. Apalagi sekarang terus dipantau oleh heli dan BPBD pusat sehingga walaupun sekedar asap tetap terpantau,” tegasnya.Lalu, bagaimana jika ada masyarakat yang ingin buka lahan? Sriyono mengaku ada masukan pemerintah yakni tidak dibakar namun menggunakan alat berat. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *