Palembang

Jangan Beri Harapan Palsu, Pemerintah Provinsi Sumatera selatan Diminta Segera Melakukan Pelantikan Wabup Muara Enim

197
×

Jangan Beri Harapan Palsu, Pemerintah Provinsi Sumatera selatan Diminta Segera Melakukan Pelantikan Wabup Muara Enim

Sebarkan artikel ini

Palembang, SMI-

Tercium akan ada lagi penundaan pelantikan Wakil Bupati Muara Enim terpilih Ahmad Usmarwi Kaffa oleh pemerintah provinsi Sumatera selatan, Komisi l Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel akhirnya angkat bicara.

Seperti yang dikatakan oleh Antoni Yuzar SH MH, Jumat (13/01/2023) dirinya mengatakan dengan tegas agar pemerintah Provinsi Sumatera selatan segera melakukan pelantikan Wakil Bupati Muara Enim terpilih sesuai dengan Surat Keputusan Kementrian Dalam Negeri.

” Sudah seharunya pemerintah provinsi Sumatera selatan segera melantik Wakil Bupati Muara Enim terpilih sesuai dengan Surat Keputusan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)”, kata Antoni

Dilanjutkannya, Jika pemerintah provinsi Sumatera selatan masih tidak mau melaksanakan ataupun menunda pelantikan ,artinya tidak mematuhi apa yang telah ditugaskan Kemendagri yang memberikan mandat untuk melaksanakan pelantikan

” Jika pemerintah provinsi Sumatera selatan masih banyak alasan untuk menunda ataupun menolak untuk melantik Wakil Bupati Muara Enim artinya dengan sengaja melawan perintah dari Kementrian Dalam Negeri untuk melantik Wakil Bupati Muara Enim terpilih”, tegasnya

Seharusnya pemerintah Provinsi Sumatera selatan lebih bijaksana untuk tidak membuat polemik, yang membuat bingung masyarakat dan jalan terbaik untuk mengatasi hal ini hanya dengan menyenggerakan pelantikan Wabup Muara Enim terpilih demi menjaga kondusifitas di masyarakat agar tetap berada di wilayah Zero Konflik.

” Pemerintah provinsi Sumatera selatan harus bijaksana dalam menyelesaikan permasalahan ini dan jangan membuat kebingungan yang akhirnya menjadi polemik di masyarakat, dan untuk mengatasi hal ini jalan keluar satu – satunya adalah menyenggerakan pelantikan Wabup Muara Enim terpilih demi menjaga kondusifitas di masyarakat agar tetap berada di wilayah Zero Konflik”, tutup Antoni Yuzar. (Chairuns)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *