Palembang

Ibadah Jumat Agung di GPIB Berlangsung Dengan Prokes Ketat

426
×

Ibadah Jumat Agung di GPIB Berlangsung Dengan Prokes Ketat

Sebarkan artikel ini

Palembang,SMI-

Terkait ledakan bom bunuh diri digereja katolik Katedral makasar (28/03/2021),Pihak Kepolisian dari Sektor Ilir Timur II Palembang berjaga dalam pengamanan Ibadah Jumat Agung .

Umat Protestan yang melakukan Ibadah Hari Jumat Agung memperingati kematian Yesus Kristus (Isa Almasih).

Berlangsung di GPIB Jemaat Pniel Palembang, pagi mulai pukul 09.00 WIB 02 April 2021,Jalan Urip Sumoharjo no. 135 A, Kecamatan Ilir Timur II Palembang.

Ibadah Jumat Agung di GPIB Pniel Palembang di layani oleh Pendeta I Nyoman Djepun, M.Th (Ketua Majelis Jemaat).

Nyoman Djepun menerangkan bahwa “dimasa pandemi saat ini dan kondisi new normal, GPIB Pniel Palembang, sejak bulan Maret 2020 tidak membuka gedung gereja untuk ibadah. Seluruh rangkaian ibadah dilakukan melalui tayangan streaming kanal Youtube “.

Namun,lanjut Nyoman khusus di hari jumat agung ini,GPIB Pniel Palembang membuka gedung gereja untuk ibadah bersama. Dari 142 kepala keluarga (lebih dari 350 jiwa) yang diundang masuk hanya sekitar 30 an warga jemaat termasuk Presbiter (majelis dan pendeta) yang bertugas ujarnya.

Pemaknaan Peristiwa Jumat Agung menurut I Nyoman Djepun ,pendeta yang memimpin ibadat menjelaskan makna dari ibadat Isa Almasih, “Kematian Yesus Kristus (Isa Almasih) adalah bentuk Kasih Allah bagi dunia dan untuk keselamatan umat manusia. Sang khalik semesta bersedia berkorban agar dunia diselamatkan.

Makna penting di tahun ini bagi umat adalah kita juga semestinya bersedia berkorban bagi sesama terlebih di masa sulit karena bencana alam, pandemi covid-19,ber dampak ekonomi yg terpuruk di tahun ini .

Jangan berhenti untuk diri sendiri, bantu dan topanglah orang lain, siapapun dia ,tanpa memandang suku, agama, dan identitas apapun.Agar mereka juga memperoleh keringanan menghadapi kondisi yang tak mudah ini kata Pendeta I Nyoman.

Sebab hanya dengan berkorban diri lewat membantu sesama, umat dapat menjadi alat Tuhan untuk menghadirkan sukacita dan damai sejahtera bagi sesama harapnya.

Chairuns
(Rilis: Yanthi M)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *