OKU Timur,SMI-
Pungutan liar berkedok Lembar Kerja Siswa(LKS) di Kabupaten OKU Timur seperti nya semakin meraja Lela.
Kementerian pendidikan dan kebudayaan telah menegaskan jual beli LKS yang di lakukan pihak Sekolah yang biasanya bekerjasama dengan Pihak ketiga dan lain nya termasuk Pungutan liar(Pungli) ,namun hal ini seperti nya tidak berlaku di Wilayah pendidikan SDN 02 Sukadamai Batumarta IX Kabupaten OKU Timur.
Keluhan wali murid di SDN 02 Batumarta IX adanya kewajiban membeli buku lembar kerja sekolah (LKS) sebanyak 8 buku mulai dari kelas 1 sampai kelas VI yang harga satu buku nya Rp 15000 berjumlah lebih kurang dari 160 siswa dan siswi.
Pasalnya siswa dan siswi menyampaikan keterangan dari guru terhadap orang tua untuk diharuskan membayar sejumlah uang pembelian LKS senilai Rp 15000 untuk satu buku di kali 8 buku Per siswa yang belom bayar boleh ngutang di tempo timbangan karet untuk pelunasan buku LKS tersebut.
Kendati demikian, proses pembelian buku (LKS) tersebut dibayar di area sekolahan, namun harga buku LKS tersebut dinilai sangat membebani para Wali murid,Tidak diwajibkan tapi dianjurkan untuk beli buku LKS Sebanyak 8 buku LKS.
Saat Media ini mengkonfirmasi Rabu(23/10/24)terkait pungli LKS ke wali murid yang enggan namanya dipublikasi mengatakan, iya pak kami bayar buku langsung ke Wali kelas,dan itu semua nya wali kelas masing-masing yang meng koordinir proses pembelian dan pembayaran buku LKS,
Sambung dia,Setiap murid diharuskan mendapatkan buku LKS beserta harganya,dan murid di wajibkan untuk membeli buku dengan sistim yang ber Pariasi,ada yang sudah kontan dan ada juga yang masih di tempo sesudah nimbang getah Karet ucap nya.
Dari penarikan tersebut lanjut dia sebenarnya banyak wali murid yang merasa keberatan. Hanya saja, tidak bisa berbuat apa-apa. Karena, takut anaknya mendapat intimidasi atau dikucilkan dari sekolah.“Kalau tidak beli, takut anak saya tidak bisa mengikuti jam belajar di sekolah ,Mau tidak mau harus membeli LKS dan buku di sekolah, Selaku wali murid kami tidak bisa berbuat apa-apa.
Senada juga disampaikan Sulastri (40) Ibu rumahtangga yang juga anak nya bersekolah di SDN 02 Sukadamai tersebut menyampaikan keluhan di media ini terkait Pungutan LKS sangat membebani bagi walimurid yang tidak mampu serta ditambah lagi bayar uang Bagun gerbang sekolah sebesar Rp 25000 per siswa siswi, itupun tidak ada lagi hasil rapat Komite,kami hanya disuruh tanda tangan sebagai persetujuan untuk pembelian buku tersebut, pihak sekolah dan komite yang ambil keputusan itu,dia berharap Supaya Pihak terkait secepat nya bertindak biar permasalahan Pungli LKS dan sumbangan seperti ini tidak terjadi lagi.
Adi munadi, S.E ,Anggota DPRD Kabupaten OKU Timur Komisi IV Yang membidangi bidang Pendidikan ,Saat dikonfirmasi terkait pungli LKS di SD N 2 Batumarta IX mengatakan Iya, ada juga sebagian Wali murid yang sudah mengadu kepada kami ,Insya Allah Hari Jum’at besok kita akan rapat kan dengan anggota yang lain dan kita akan tindak lanjuti ,aspirasi masyarakat seperti ini yang harus kita perhatikan ucap nya.
(Nasrun)




















