Lubuk Linggau

Bobroknya Kualitas Talud Sampai Ambruk Akibat Lalainya Pengawasan Dinas PUPR Kota Lubuklinggau

146
×

Bobroknya Kualitas Talud Sampai Ambruk Akibat Lalainya Pengawasan Dinas PUPR Kota Lubuklinggau

Sebarkan artikel ini

LUBUKLINGGAU,SMI-

Pembangunan merupakan suatu proses perubahan yang  direncanakan secara sistematis mengarah pada kondisi yang lebih baik lain hal terjadi pada proyek pembangunan penahan dinding dengan pagu anggaran Rp. 998.824.900 dikerjakan oleh pelaksana CV. Sarana Mandiri dengan rentang waktu 180 hari kerja, bersumber dari dana APBD kota Lubuklinggau tahun 2023.(bedasarkanWeb LPSE Kota Lubuklinggau Th.2023),disinyalir kuat tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Pengerjaan milik Dinas PUPR Kota Lubuklinggau yang menggunakan anggaran APBD Tahun 2023  bermasalah. Hal itu terlihat dari “Amruknya Talud yang baru selesai hitungan Bulan tersebut. Proyek yang seharusnya membawa kebaikan bagi masyarakat,malah justru mengundang kekecewaan di masyarakat

Salah satu warga setempat membenarkan,talud ini dibangun tahun 2023. Hanya saja, dirinya tidak ingat bulan berapa”Waduh, lupa saya bulan berapa. Seingat saya, tahun ini kok (2023),” katanya,Minggu(10/12/2023). Sayangnya, dia menolak namanya di media massa

Dia juga mengiyakan, kalau kondisi dinding penahan tanah itu Rubuh, dan sudah banyak terdapat keretakan di sejumlah titik,Pria ini kemudian mengajak wartawan menyusuri dinding penahan tanah tersebut seraya menunjukkan beberapa titik”Nah, ini retak, di situ yang amruk,” tandasnya seraya menunjuk.

Meski begitu, dia menduga kalau talud tersebut dikerjakan asal jadi, tanpa mengedepankan mutu bangunan serta Kuat dugaan, dikerjakan tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan di sinyalir bermain curang, di perparah dengan lemahnya pengawasan dari dinas PUPR Kota Lubuklinggau Karena kalau memang pengawas dari dinas aktif proyek pembangunan tersebut pastinya akan mengacu pada spesifikasi teknis”, tegasnya

“Orang awam saja, mungkin langsung beranggapan kalau kualitasnya sangat jelek Lah gimana tidak, proyek ini belum lama umurnya, dan kini sudah amruk dan retak di sana-sini,” ujarnya,(10/12/2023). 

Sampai berita ini di tayangkan belum ada yany bisa dikonfirmasi dari pihak Dinas PUPR kota Lubuklinggau di karnakan tidak ada no aktif yang bisa di hubungi.(Safarudin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *