MURATARA-SMI
Terkesan di duga Dipaksa DP dan CP jabat Kepala sekolah (Kapsek ) di Kecamatan Rawas Ulu, Diketahui Mereka Berdua Lulusan CPNS Tahun 2019
Dilantiknya DP dan CP menjadi kepala sekolah menuai kritik dari masyarakat, mereka menilai diduga semakin buruknya sistem birokarasi di Bumi berselang serundungan, Senin 17/10/2021
Di kutif dari media online info sumsel pasca debat di gedung TVRI , pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas Utara H .Devi Suhartoni dan H.Innyatullah berjanji akan memperbaiki sistem birokarasi yang di nilainya buruk .
Dilantik olah Gubernur Sumatera Selatan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas Utara pada 26 Februari 2021 di Palembang H.Devi Suhartoni sudah tiga kali melakukan rotasi/ pergantian pejabat ASN di lingkungan Pemkab Musi Rawas Utara.
Sebelumnya Bupati Muratara H. Devi Suhartoni melantik 260 orang pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara terdiri dari 32 orang pejabat administrator, 101 orang pengawas dan 127 orang pejabat fungsional pada tanggal 14 Oktober 2021 lalu.
Dari 260 orang pejabat yang dilantik tersebut terdapat lima orang Kepsek yang lulus PNS tahun 2019, hal itu diketahui berdasarkan data tahun kelulusan PNS yang tercatat pada nomor induk pegawai (NIP) mereka 201902 diantaranya DP dan CP
Sindhu Wicaksono Kabid Manajemen dan Kepegawaian BKPSDM Muratara saat di wawancara awak media mengenai adanya lulusan CPNS tahun 2019 di lantik menjadi kepala sekolah
“Dirinya mengatakan nanti akan kami kaji ulang, saya akan menghadap pak Bupati sepulang beliau dari Jakarta , apakah kita evaluasi, tunggu nanti, beri kami waktu untuk bekerja , ” Tutup Sindhu .”DP dan CP” Lulusan CPNS 2019 , Jabat Kapsek Terkesan di Paksa
(02zm)


















