
# Kepala UPT Puskesmas Pauh Ambulans Rusak
MURATARA,SMI
Viral beredar gambar media sosial Facebook adanya warga Desa Pauh Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang meninggal di Puskesmas Pauh, dibawa pulang ke rumah duka mengunakan mobil pick up.Diketahui UPT Puskesmas Pauh ada dua kendaraan Ambulans
Melihat kondisi itu komisi ll DPRD kabupaten Musi Rawas Utara beserta anggota , memanggil seluruh kepala UPT Puskesmas sekabupaten Muratara dalam rangka perbaikan pelayanan kesehatan di bumi Berselang serundingan ini
“Dikatakan Hadi Subeno Ketua komisi ll DPRD Musi Rawas Utara , mereka meminta hal semacam ini tidak terulang lagi ,” Pintak Hadi .
Haruci Kepala UPT Puskesmas Pauh, usai rapat bersama DPRD Muratara terkait pelayanan kesehatan, Rabu (16/6/21), membenarkan kemarin ada warga Desa Pauh yang meninggal usai menjalani perawatan di Puskesmas Pauh.
“Dirinya menjelaskan , saat pulang naik mobil pick itu murni inisatif keluarga pasien.” Jelasnya.
Dikarenakan ,mobil Ambulans Puskesmas Pauh dalam keadaan rusak dan sedang dibengkel. Karena pada 29 April 2020, lanjutnya, mobil Ambulans jenis 4×4 itu diminta untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim aset dan Pemda Muratara.
“Dia mengatakan waktu itu tepat 29 April malam , mobil sedang berada di Lubuklinggau karena merujuk pasien ke Rumah Sakit Sobirin. Saya menelpon petugas yang membawa mobil itu untuk langsung saja paginya ke halaman Pemkab Muratara, karena ada pemeriksaan oleh tim aset,” terang Haruci
Lanjutnya, Sesuai dengan perintah Pagi itu mobil Ambulans Puskemas Pauh sudah langsung ke halaman Pemkab Muratara, dan sekitar Pukul 11.00 WIB baru dilakukan pemeriksaan. Setelah dilakukan pemeriksaan, mobil Ambulans itu diminta untuk ditinggal. “Memang saat itu mobil dalam kondisinya kotor, dan ada kerusakan sebelumnya pada bagian doubel gardan. Karena sparepartnya susah dicari, agar tidak membayakan itu sengaja dilepas. Mungkin karena kerusakan itu , mobil Ambulans harus ditinggal untuk diperbaiki, maka pihaknya terpaksa meninggalkan mobil itu. Selama ini pihaknya juga sering berkomunikasi dengan Dinkes menanyakan kapan selesainya diperbaiki, karena memang mobil Ambulans itu sangat dibutuhkan.
“Sedangkan mobil Pusling sendiri juga dalam keadaan rusak pecah kelahar roda, dan sekarang sedang dibengkel ,” Tutupnya.(02zm)


















