Prabumulih, SMI-
Wakil Menteri Pertanian RI Bersama Pemerintah Kota Prabumulih,melakukan kunjungan kerja meninjau Agro Wisata Nanas Prabumulih yang merupakan tempat budidaya tanaman nanas.Agro Wisata Nanas Prabumulih berada di Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan Kunjungan Kerja Wakil Menteri Pertanian RI Haverick Hasnul Qolbi, Bersama Pemerintah Kota Prabumulih ini melakukan Kunjungan Kerja ke Agro Wisata Nanas Prabumulih,Pada Selasa 21/02/2023.
Agro wisata Nanas Prabumulih juga sebagai tempat budidaya tanaman nanas di Kelurahan Karang Jaya.Kegiatan Acara di Mulai dari Penyambutan Kedatangan Rombongan Wakil Menteri Pertanian,lalu melakukan penanaman bibit nanas di Agrowisata Nanas Karang Jaya.Kemudian Rombongan Wakil Menteri Pertanian RI Bersama Pemerintah Kota Prabumulih,melihat proses pembuatan serat nanas dari daun nanas. Selanjutnya, pengolahan serat nanas menjadi produk. Termasuk, kulit nanas menjadi pawarna nanas, hasil olahan buah nanas, dan lainnya.
H.Ir.Ridho Yahya.MM Walikota Prabumulih mengutarakan Terkait dengan pembangunan Kampus AKAMIGAS bisa diwujudkan tahun 2023 ini, yang juga akan menjadi kado spesial di akhir massa jabatannya untuk masyarakat kota Prabumulih.
“Presiden RI nantinya tidak hanya akan meresmikan proyek tol Indralaya-Prabumuligh saja.Presiden RI Jokowi juga akan melakukan Peresmian Gedung UPTP BLK di Karangan, Fly Over Patih Gunung. Termasuk juga pelaksanaan ground breaking Kampus AKAMIGAS. Alangkah bahagianya saya menerima kado spesial itu di akhir masa jabatan saya, yang hanya tinggal 7 bulan lagi ini”Ujar Walikota Prabumulih dua Periode ini.
Walikota Prabumulih ini terus berupaya menyerap aspirasi masyarakat kota Prabumulih,Mulai dari Sejak subuh hari.Sebagai seorang Walikota Prabumulih, yang telah melayani segala keluhan masyarakat di Rumah Dinas Kediaman Walikota Prabumulih.
“Ada 18 program unggulan selama ini,yang saya jalankan guna membangun Prabumulih dan mensejaherahkan masyarakatnya. Ada program bedah rumah, kita didukung seluruh stake holder menjalankannya. Sejauh ini, program kita fokus pengentasan kemiskinan dan juga pengangguran di Kota Nanas ini,”Ungkap Walikota Prabumulih ini.
Pada momen Kedatangan Wamentan RI ini, diharapkan bisa meningkatkan pangsa pasar serat nanas tadinya di Singapore Rp 1,8 juta perkg. Di Eropa, harapannya bisa lebih tinggi.
“Kita terima kasih atas bantuan kucuran dana senilai Rp 5,2 miliar, bantuan Kementan RI dalam bentuk sarana prasarana meningkatkan dan mendukung produksi hasil pertanian di Prabumulih. Tahun ini, kita mengharapkan hal sama kalau bisa lebih banyak lagi,” kata dia.
Wamentan, Haverick Hasnul Qolbi mengatakan, mengapresiasi Prabumulih sebagai Kota Nanas ini. “Terima kasih atas penyambutannya, kata sederhana ini lebih dari ekspektasi sederhana,” ujar Haverick.
Ia optimis hilirisasi nanas akan bisa mendunia, dan Kementan akan terus mengairahkan sektor pangan.
“Saya habis kata paparan Wako Prabumulih, upaya membangun Prabumulih lewat sinergitas sangat baik. Soal Kampus AKAMIGAS, saya akan bicara Men-ESDM sehingga bisa menjadi legasi,” tukasnya.
Tujuannya, tidak lain akunya membuat Prabumulih bisa lebih maju lagi. Ucapnya, ia ke Prabumulih bersama jajaran guna memotretnya Prabumulih dan metakan supaya bangkit.
“Sungguh maju sekali Prabumulih, ke depannya. Kebijakan sektor pangan, tidak melakukan food sekuriti hingga membuat sektor pangan kita terus berkembang,” pungkasnya.
(Sunar)




















