WAY KANAN,SMI.COM
Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah meminta para camat dan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan yang baru dilantik tidak sekadar menjalankan rutinitas birokrasi. Keduanya diminta turun langsung menyentuh persoalan masyarakat, terutama keluarga.
Pesan itu disampaikan Ayu saat memimpin Pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan sekaligus Serah Terima Jabatan (Sertijab) Camat dan Ketua TP PKK Kecamatan di lingkungan Pemkab Way Kanan, Kamis (1/10).
Delapan kecamatan terlibat dalam rotasi tersebut, yakni Blambangan Umpu, Umpu Semenguk, Bahuga, Negeri Agung, Banjit, Pakuan Ratu, Kasui dan Baradatu.
Ayu menegaskan, jabatan camat merupakan salah satu ujung tombak pelayanan publik karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Camat, kata dia, harus mampu menjadi pengayom, komunikator sekaligus penggerak pembangunan di wilayahnya.
Sementara bagi TP PKK, Ayu menekankan agar organisasi tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
“PKK harus mengayomi, bukan mengendalikan,” Tegas Ayu.
Ia meminta Ketua TP PKK Kecamatan membangun komunikasi tanpa sekat dengan Ketua TP PKK Kampung dan seluruh kader. Menurutnya, pendekatan yang merangkul akan membuat kader lebih leluasa bergerak menjalankan 10 Program Pokok PKK.
“Rangkul Ketua TP PKK Kampung dan semua kader. Jangan ada sekat. Dengan diayomi, akan tumbuh semangat untuk bekerja lebih maksimal,” Ujarnya.
Ayu juga mengingatkan sejumlah pekerjaan rumah yang harus menjadi perhatian bersama, mulai dari penguatan karakter keluarga, penurunan angka stunting dan kematian ibu serta bayi, hingga pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi keluarga.
Untuk itu, ia meminta TP PKK Kecamatan memperkuat dasawisma, menghidupkan kembali gotong royong serta aktif mendatangi Posyandu agar transformasi layanan menuju Posyandu 6 SPM berjalan optimal.
“Setelah dilantik, segera lakukan konsolidasi. Program yang sudah baik dipertahankan, yang belum segera dilengkapi,” Katanya.
Ayu juga meminta camat selaku Ketua Pembina TP PKK Kecamatan memberikan dukungan penuh terhadap program PKK hingga tingkat kampung.
Ia berharap sinergi pemerintahan kecamatan dan PKK mampu menjadikan keluarga sebagai basis pemberdayaan sekaligus bagian penting dalam pembangunan Way Kanan.
“Selamat bekerja dan jalankan amanah ini dengan tulus, dengan senyum dan dengan kebersamaan,” Pungkasnya. (Aldi).














