Muratara

Angka Kemiskinan Di Kabupaten Muratara Terus Menurut Sejak 2016

423
×

Angka Kemiskinan Di Kabupaten Muratara Terus Menurut Sejak 2016

Sebarkan artikel ini

Muratara,SMI

Pemerintah kabupaten Muratara sangat serius melakukan penurunan angka kemiskinan Di Bumi berselang serunding ,Rabu 05/08 / 2020

Dijelaskan Erwin Syarif Kepala Bappeda Musi Rawas Utara (Muratara) Dalam persentase penduduk miskin Sesumatra selatan kabupaten Muratara terus terjadi penurunan sejak 2016 di angka 20,00%

Dirinya juga mengatakan ,Untuk mengukur kemiskinan BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar. Kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan non makanan diukur dari sisi pengeluaran, sedangkan Metode yang digunakan untuk menghitung Garis Kemiskinan (GK) yang terdiri dari 2 komponen yaitu GK Makanan dan GK non Makanan, untuk GK Makanan merupakan nilai pengeluaran minimum makanan yang disetarakan dengan 2.100 kalori/kapita/hari. Paket komoditi kebutuhan dasar makanan diwakili oleh 52 jenis komoditi (padi-padian, umbi-umbian, ikan, daging, telur, susu, sayuran, buah-buahan, minyak dan lain-lain),” Terangnya

Sedangkan Penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita/bulan dibawah GK. Untuk Kabupaten Muratara GK tahun 2019 sebesar Rp470.485/kapita/bulan itu merupakan angka yang sangat tinggi di bandingkan dengan Garis Kemiskinan yang ada di Provinsi Sumatera Selatan bahkan di salah satu kabupaten ada yang hanya Rp. 315.699,-.

“Syukur Alhamdulillah Untuk Kabupaten Muratara persentase penduduk miskin di tahun 2016 sebesar 20,00% atau 36.950 jiwa. Selama 3 tahun berturut-turut terjadi laju penurunan 0,88%. Untuk progres laju penurunan prosentase kemiskinan Muratara menduduki urutan ke-7 laju penurunan prosentase kemiskinan penduduknya.” Jelas Erwin’.

Artinya Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara sangat fokus dan serius terhadap kemiskinan ini. Untuk di Sumatera Selatan laju penurunan prosentase kemiskinan selama 3 tahun terakhir masih di atas rata-rata Sumsel yaitu sebesar 0,83%.Seperti tahun 2019 lalu walaupun prosentase kemiskinan Kabupaten Muratara stagnan di angka 19,12% tetapi kita tetap bersyukur karena masih ada 6 kabupaten/kota di Sumatera Selatan angka kemiskinannya semakin meningkat.

Pemerintah kabupaten Muratara tetap serius dan fokus menangani kemiskinan dengan anggaran yang terbatas dan semua sektor harus diperhatikan maka diperlukan komitmen dari semua stakeholder terkait, mulai dari Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Pusat, DPRD, masyarakat, dunia usaha, perusahaan termasuk anggota DPR RI yang mewakili Muratara. Apa yang telah kita lakukan setiap tahun untuk menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Muratara yang kita cintai ini tidak cukup dengan “OMDO “tetapi butuh kerja nyata, kerja keras, kerja cerdas dan ikhlas.”Ajaknya

Sebagai Wujud Keserusan pemerintah kabupaten Muratara dalam melakukan penurunan angka kemiskinan di kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Pemda telah membuka lahan terlantar di setiap kecamatan yang ada di kabupaten Muratara sehingga lahan tersebut bisa menjadi lahan produktif.(02zm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *