Muratara

Alfin Dan Puji Masih Bersekolah Seperti Biasa: Juga Mendapatkan Perhatian Yang Sama Dengan Santri – Santriwati Lainnya.

507
×

Alfin Dan Puji Masih Bersekolah Seperti Biasa: Juga Mendapatkan Perhatian Yang Sama Dengan Santri – Santriwati Lainnya.

Sebarkan artikel ini

MURATARA,SMI

Viral di media sosial fecebook adanya dua orang santri dan santriwati ditelantar, pihak pesantren akat suara, Jumat 13/11/2020

Hj. Sumiatun Rifan istri pengasuh pondok pesantren Bahrul ulum desa Rantau Jaya Kecamatan Karang Jaya , mengatakan hal itu tidak benar

Tentang adanya santri dan santriwati yang ditelantarkan pihak pesantren Bahrul ulum juga tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah kabupaten Muratara,santri dan santriwati yang bernama Alfin Supriyadi dan Puji Krisna ,isu yang di hembuskan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab , mereka mengatakan anak ini ditelantarkan pihak pesantren hal itu tidak benar ,, Terang Sumiatun ‘.

Lanjutnya ,Sedangkan saat ini Alfin sudah mendapatkan bantuan dari kementerian sosial kartu PKH,bisa membantu kebutuhan makan dan sekolah nya.

Untuk Puji Krisna masih di usulkan ke dinas sosial kabupaten Muratara supaya dirinya juga mendapatkan kartu tersebut.

Saat ini mereka berdua masih bersekolah separti biasa ,juga mendapatkan perhatian yang sama dangan santri dan santriwati lainnya

Mereka berdua juga mendapatkan bantuan dana BOS , dari pemerintah kabupaten Muratara melalui dinas pendidikan kabupaten Muratara , untuk yang SMA mendapatkan bantuan dari provinsi Sumatera Selatan.

Sambungnya,Alpin dan Puji Krisna juga seringkali mendapatkan bantuan dari hamba Allah yang ingin berbagi dikarenakan mereka berdua anak yatim.” Tutupnya.

Sementara itu, KH H. Rif’an Pimpinan pondok pesantren Bahrul ulum desa Rantau Jaya Kecamatan Karang Jaya kami yang sudah bersusah paya, ada oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut menjadikan ini proyek dengan menyebar luas

kami di pesantren di didik , sekarang saya menjadi pendidik jadi kami sudah menjiwai betul jiwa’ pesantren walaupun tidak ada Alfin dan Puji Krisna kami masi seperti ini, tetap la menjadi pendidik .

“Karena perensip kami persantren bila ada yang meminta pertolongan ,bila itu kami mampu untuk menolong jadi harus kami bantu ,” Ujarnya.

Dalam kesempatan itu dirinya juga berpesan , kalau tidak bisa membantu anak tersebut jangan la menyandarkan pitnah.(02zm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *