Oku Timur

Pentas Wayang Kulit di Upacara Ulang Tahun Desa Margotani Yang Ke 51 Tahun

184
×

Pentas Wayang Kulit di Upacara Ulang Tahun Desa Margotani Yang Ke 51 Tahun

Sebarkan artikel ini

OKU Timur,SMI-

Dalam rangka Upacara Memperingati Hari Jadi Desa Margotani Yang Ke – 51 Tahun

Pemerintah Desa menggelar upacara, bertempat di lapangan Alun-Alun desa Margo jaya Rt 06 Rw 02 Desa Margotani,

 

Juga Dihadirkan Wayang kulit Gamelang Cindelaras dari Harjodadi BK 9 Belitang OKU Timur Dan dihadirkan dalang Ki Marhan Pemungkas Mashan Dari Kabupaten OKI ,

Rabu malam(23/04/2025). dari Pukul 19:30 Wib hingga selesai.

 

 

 

Turut hadir dalam upacara tersebut Camat Madang suku II Arisman S, sos, Anggota DPRD Kabupaten OKU Timur Komisi III Masrin Diana S.E Asisten satu Sutrisno S.E MM Kapolsek Madang suku II Diwakili Aibda Tono S.E ,Dan Anggota Danramil Buay Madang diwakili Babinsa Serda Suaji serta Serda Sutomo,Bhabinkamtibmas Bripka Bastian Ginting Briptu Hery Hidayat Dan Kades se Kecamatan Madang Suku II ,Perangkat desa dan seluruh warga masyarakat margitani.

 

Untung Harmono selaku Kades menuturkan pentingnya sinergitas antara Pemdes, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta masyarakat guna tercapai cita-cita bersama menjadikan Desa Margotani semakin maju Pembangunannya Maju Ekonomi Menjadi sejahtera juga semakin bertaqwa kepada tuhan yang maha kuasa

 

51 tahun bukanlah waktu yang singkat. Selama 51 tahun desa kita tentunya telah mengalami banyak perubahan disana sini. Mulai dari pembangunan insfrastruktur dan juga pembangunan non infrastruktur, Ini semua berkat kegigihan serta keuletan dan kekompakan bersama-sama, bergotong-royong membangun desa. Tentunya ini semua tak terlepas peran dari para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan seluruh masyarakat desa Margotani serta kepemimpinan kepala-kepala desa terdahulu”, ujarnya.

 

Pada kesempatan yang sama Danramil Buay Madang diwakili Babinsa SERDA Suaji menyampaikan ucapan selamat hari jadi Desa Margotani ke-51 Tahun. Semoga salah satu desa dari 305 desa yang ada di Kabupaten Oku Timur Sumatra Selatan semakin maju serta masyarakatnya sejahtera.

 

Selain itu Babinsa juga berpesan kepada seluruh warga agar selalu menjaga kerukunan antar umat beragama, antar suku, dan golongan, sebagai modal utama untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menjaga keamanan di wilayah Desa.

 

DPRD Komisi tiga juga mengajak kepada seluruh masyarakat yang hadir pada kegiatan upacara untuk merenungkan sejenak tentang perjalanan panjang dan berbagai pencapaian yang telah di raih bersama sebagai warga Desa Margotani selama 51 tahun ini.

 

“Saat kita menoleh ke belakang, kita tak bisa mengabaikan perjuangan dan pengorbanan yang telah dilakukan oleh para pendahulu kita untuk mewujudkan Desa Margotani ini menjadi sebuah desa yang maju, berkembang, dan bermartabat. Hari ini, kita adalah bagian dari perjuangan mereka, melanjutkan cita-cita mulia itu dengan semangat yang sama, dan Masrin Diana Menyapaikan semoga kedepannya Tambah Maju pembangunanya maju Ekonominya dan Semakin bertaqwa kepada tuhan,juga Aman nyaman serta dapat menyatu pemerintah dan masyarakat Dalam paguyuban.

 

 

Asisten satu Sutrisno S.E MM Mewakili Bupati Oku Timur Provisi Sumatra Selatan Ir.H Lanosin S.T MM Dalam Sambutanya mengapresiasi Pemerintah Desa Margotani dan seluruh masyarakat Desa Yang Telah Mengadakan Pagelaran Wayang kulit dalam rangka memperingati hari jadi Yang Ke 51 Tahun

 

 

” Dalam kesempatan ini kami ingin sampaikan penghargaan kepada Pemerintah Desa Margotani beserta seluruh masyarakat yang sudah bekerja keras untuk mengadakan Pegelaran Wayang Kulit dalam rangka memperingati hari jadi Desa Margotani.sambutnya.

 

Beliau berharap acara ini bisa menjadi agenda tahunan Pemerintah Desa .

 

Dalam kesempatan ini beliau mengajak masyarakat untuk dapat mengambil pelajaran dari pagelaran wayang kulit ini.

 

” Saya berharap pagelaran wayang kulit ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi masyarakat diharapkan dapat menngambil tuntunan yang ada didalamnya. Karena dalam wayang terdapat nilai-nilai budaya yang dapat dijadikan pelajaran untuk kehidupan kita “, harapnya.

 

(Nasrun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *