Prof Dr H Aniss Saggaff Berharap Tahun Depan Unsri Dapat Menerapkan Sistem Mengajar Hybrid
PALEMBANG, SMI-
Rabu (15/11/2021) Telah diselenggarakan acara wisuda ke- 157 Universitas Sriwijaya (Unsri) yang dilaksanakan di Gedung Fakultas Hukum Tower Lantai 8 Unsri Palembang di Jl. Srijaya Negara, Bukit Lama, Kec. Ilir Bar. I, Kota Palembang.


Sementara ditempat yang sama, Prof Dr H Aniss Saggaff selaku Rektor Unsri ketika diwawancarai awak media setelah acara wisuda mengatakan,
“Mahasiswa yang duduk dibangku kuliah idealnya ada 8 semester namun untuk tahun ini mahasiswa yang lulus lewat dari 5 tahun sudah hampir tidak ada, dan harapannya semoga mudah mudahan ditahun berikutnya yang lewat dari 5 tahun benar-benar tidak ada lagi sehingga dengan adanya kesadaran sendiri dari mahasiswa tersebut tanpa perlu ditegur kembali. Sejak 2016 kami telah melakukan setting untuk membenahi sistem pelayanan dan proses belajar mengajar. Dan bahwasanya untuk pola tata cara dulu bukannya salah tapi masih ada pengaruh penjajah, namun setelah adanya peraturan dari mas nadiem makarin merubah pola tersebut. Misal kita telah disumpah profesi tapi ketika dilapangkan anak-anak mahasiswa dipersulit dengan alasan saya sibuk dan sebagainya, ” ujar Abiss Sagaff
“InsyaAllah hal seperti tidak akan terjadi lagi, dan sekarang mari bersama-sama kita ubah pola penjajah dengan pola kekeluargaan. Pola kekeluargaan itu seperti mendidik antara orang tua dan anak yang mana ada saat mereka ditegur dan diapresiasi. Serta untuk saat ini kita dapat merujuk pada pola mengajar Amerika ataupun singapura agar dapat melahirkan sdm yang unggul dan berkarya,” tambahnya.
Ia juga menambahkan, jika sistem hybrid terlaksana ditahun depan maka dosen bukan hanya mengajar 1 untuk 40 mahasiswa bahkan kedepannya 1 dosen bisa 500 mahasiswa yang diajarkan tapi dengan sistem luring dan daging (hybrid). Untuk sekarang sedang disiapkan sarana prasarana untuk melakukan sistem tersebut dan untuk sekarang baru satu berasal dari rekrorat yang telah melakukan sistem ini di unsri jadi diharapkan kedepannya bukan hanya di rektorat saja namun di tiap fakultas harus ada dan nanti dilanjutkan di tiap jurusan juga.
(Anjas)



















