PALEMBANG,SMI-
Center for Disease and Prevention Control (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan kasus radang jantung miokarditis dan perikarditis yang terjadi setelah pemberian vaksin Covid-19 jenis mRNA seperti Pfizer dan Moderna.
“Laporan ini [peradangan jantung setelah vaksin] jarang terjadi. Hal ini utamanya terjadi pada kelompok remaja dan dewasa muda,” tulis CDC dalam laman resminya.
Kasus yang dilaporkan ke Vaccine Adverse Event Reporting System (VAERS) rata-rata terjadi pada remaja laki-laki dan dewasa muda usia 16 tahun atau lebih.
Center for Disease and Prevention Control (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan kasus radang jantung miokarditis dan perikarditis yang terjadi setelah pemberian vaksin Covid-19 jenis mRNA seperti Pfizer dan Moderna.
“Laporan ini [peradangan jantung setelah vaksin] jarang terjadi. Hal ini utamanya terjadi pada kelompok remaja dan dewasa muda,” tulis CDC dalam laman resminya.
Kasus yang dilaporkan ke Vaccine Adverse Event Reporting System (VAERS) rata-rata terjadi pada remaja laki-laki dan dewasa muda usia 16 tahun atau lebih. (CNNindonesia.com/Redaksi)














