Padang

Peran Dinsos Padang Cukup Vital Bantu Warga Terdampak Covid-19

429
×

Peran Dinsos Padang Cukup Vital Bantu Warga Terdampak Covid-19

Sebarkan artikel ini

PADANG – SMI

Menghadapi pandemi Covid-19 di Kota Padang, Dinas Sosial Kota Padang diketahui termasuk salah satu dari sekian OPD di Pemko Padang yang memiliki peran vital. Tak ayal, OPD yang dikepalai Afriadi ini sejak Covid-19 awal mula mewabah hingga saat ini sangat disibukkan, baik dalam upaya penanganan Covid-19 sekaligus mengatasi dampaknya secara sosial dan ekonomi.

Kepala Dinas Sosial Kota Padang Afriadi menuturkan, sejak Covid-19 awal mula mewabah di Kota Padang atau tepat pertengahan Maret 2020 lalu, sesuai standar operasional prosedur (SOP) pihaknya langsung dihadapkan dengan berbagai upaya yang mesti dilakukan dalam penanganan penyebaran Covid-19.

“Kita diminta pimpinan mendata warga Kota Padang yang terkena dampak dari Covid-19 tepat sewaktu akan memasuki masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) saat itu. Alhamdulillah, meski menemui beberapa rintangan di lapangan namun pada akhirnya terselesaikan juga secara baik,” tutur Afriadi menceritakan kepada wartawan dalam kegiatan diseminasi informasi bersama Diskominfo Padang, Rabu lalu (11/11/2020).

Dia memaparkan, adapun total warga penerima bantuan di Kota Padang lebih kurang 104.000 Kepala Keluarga (KK). Dari jumlah tersebut, sebanyak 40.000 KK mendapat bantuan berupa uang tunai Rp 200 ribu dari Pemko Padang, sebanyak 40.000 KK menerima bantuan Rp 200 ribu dari Pemprov Sumbar, dan sebanyak 24.000 KK menerima bantuan Rp 600 ribu dari Kemensos RI.

“Untuk BDT Padang hanya 58.000 KK, yang dibantu 104.000 KK,” sebutnya.

Lebih lanjut Afriadi menyebutkan, dalam penyerahan bantuan sosial Dinas Sosial sebagai penyedia data juga diminta pihak kementerian untuk melakukan tugas berat, yakni verifikasi data di lapangan.

“Untuk ini kita telah dibantu pihak RT, RW, Lurah dan Camat. Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan lancar,” tuturnya.

Terkait apakah ada bantuan sosial selanjutnya, Afriadi menyebut akan melihat kondisi ke depan. Jika pun ada tentunya nanti akan dibahas oleh TAPD Kota Padang terlebih dahulu.

“Tapi berdasarkan pantauan saat ini ekonomi masyarakat alhamdulillah sudah mulai menggeliat. Kita tentu berharap, tidak ada lagi gejolak bagi warga kita seperti sewaktu sedang dan pasca PSBB lalu,” harap dia mengakhiri.(David) Reporter Supratmansiregar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *