Jambi

MPC PP Muaro jambi : Hari Kesaktian Pancasila Jadi Momentum Rekonsiliasi Nasional

350
×

MPC PP Muaro jambi : Hari Kesaktian Pancasila Jadi Momentum Rekonsiliasi Nasional

Sebarkan artikel ini

Muaro jambi, SMI

Ketua Majelis Pimpinan Cabang Kabupaten Muarojambi Bung Aidi Hatta menyampaikan,momen peringatan Hari Kesaktian Pancasila, pada Kamis 1 Oktober 2020, semua elemen bangsa diharapkan jangan memperuncing perbedaan sejarah kelam. 

“Semua elemen bangsa harus fokus untuk memperkuat konsensus ideologi Pancasila, UUD 1945, serta tekat bulat menjaga NKRI untuk kemajuan bangsa,”
Ia menuturkan, sejarah mencatat perjuangan semua elemen masyarakat mampu meraih kemerdekaan.

“Sejarah mencatat perjuangan semua elemen masyarakat,Kita juga menyadari dalam meraihnya terjadi perbedaan pendapat dan persepsi di antara kalangan anak anak bangsa.

Namun, di akhir semua perbedaan pendapat dan persepsi itu, semua anak anak bangsa telah menyepakati, konsesus nasional yakni melahirkan dan tegak lurus menjalankan ideologi Pancasila serta menjaga konstitusi UUD 1945 dan NKRI sebagai bentuk negara yang disepakati.
Konsesus itu sifatnya final, dan tidak surut dilekang waktu, ataupun menghadapi tantangan dan gangguan apapun. 

“MPC Pemuda pancasila Muarojambi menyerukan agar sejarah kelam apapun yang pernah terjadi di Indonesia boleh diingat, tapi memahaminya bahwa itu bagian dari sejarah perjalanan membangun bangsa,”

Menurut Bung Aidi Hatta, semua tahu, sebelum maupun sesudah peristiwa 1965 terjadi pula tragedi kemanusiaan, penghilangan nyawa secara massal, banyak korban baik dari kalangan pemuka agama, para ulama, para kiai, juga para jenderal, para tokoh pejuang, dan kalangan sipil lainnya.
“Marilah peristiwa kelam itu kita sadari bersama sebagai bagian dari perjalanan  bangsa yang kita cintai ini. Kita rajut kembali rasa Bhinneka Tunggal Ika. Mari bergandengan tangan, saling menguatkan, fokus bersama-sama, bersatu memajukan negeri yang sangat kita cintai ini,” kata dia.

Bung Aidi Hatta menambahkan, generasi ke depan juga tidak terbebani sejarah kelam, ketua MPC lantang menegaskan terus gelorakan perkuat persatuan, gelorakan kebhinekaaan, serta serukan menjaga NKRI. Mengokohkan Pancasila dan NKRI itu bagian penting komitmen nasional. 

Para pejuang bangsa banyak melakukan introspeksi atas segala peristiwa laten yang mengancam keutuhan NKRI dan kelak agar tidak muncul kembali.
Oleh karena itu, para pendiri bangsa membentengi dengan dilahirkan beberapa ketetapan konstitusi seperti Ketetapan MPRS No XXV/ MPRS/1966 Tahun 1966 dan Undang Undang Nomor 24 tahun 2003
“Sudah selesai urusan sejarah, sekali lagi, kini tugas kita adalah.
membentengi  Pancasila dan UUD 11945. Kita lindungi Indonesia yang hebat ini lebih khusus Kabupaten Muaro Jambi , karena para pendiri bangsa ini mampu mempersatukan beragam perbedaan, mulai ras, suku, agama dan berbagai keyakinan dan pandangan,” paparnya.

Bung Aidi Hatta juga tegaskan ada wabah pandemi COVID-19 ini, jadikan momentum rekonsiliasi bersama menyelamatkan NKRI”Kita punya momentum untuk menanggalkan segala perbedaan tentang sejarah kelam, kini waktunya kita kompak bersatu di bawah panji-panji Pancasila untuk melawan COVID-19,
“Jadikan ini momen catatan sejarah baru, bahwa kita mampu mengalahkan egoisme kita dan menjunjung tinggi kepentingan yang lebih besar yakni menyelamatkan NKRI,
( warta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *