Prabumulih

Kepala Sekolah SMAN 03 Prabumulih Terkait Adanya Bicara Terkait Pemberitaan Di Media Sosial

1791
×

Kepala Sekolah SMAN 03 Prabumulih Terkait Adanya Bicara Terkait Pemberitaan Di Media Sosial

Sebarkan artikel ini

Prabumulih, SMI

Beredarnya pemberitaan terkait rehab Asrama SMAN 3 Prabumulih Provinsi Sumatera Selatan yang mengatakan pembangunannya terkesan seperti disembunyikan baru-baru ini mencuat ke publik.

Pihak sekolah SMAN 3 sendiri langsung memberikan klarifikasinya pasca pemberitaan tersebut, pihaknya pun menegaskan kepada awak media ini tidak ada yang ditutup-tutupi karena dalam hal ini sudah berkoordinasi dengan pihak pemerintah setempat hingga masyarakat sekitar.

Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 3 Freni Listiyan, S.Pd.,M.Si mengatakan bahwa tidak yang disembunyikan tentang hal tersebut, dikarenakan pada waktu itu para siswa sedang belajar takut akan menggangu proses belajar dan ia pun pada saat dikunjungi awak media beberapa hari yang lalu mengaku sedang ada pekerjaaan.

“Saya jelaskan disini, sebagai pihak sekolah bahwa kami selaku penerima bantuan dalam bentuk rehab asrama yang nantinya akan menampung anak didalam maupun diluar Kota Prabumulih dengan program tahfidz qur’an,” jelasnya.

Terkait darimana anggaran proyek rehab Asrama SMAN 3 itu, ia pun menjelaskan asal anggaran nya.

“Proyek rehab Asrama ini berasal APBD Provinsi Sumatera Selatan, otomatis pekerjaan rehab Asrama tidak ada hubungannya dengan sekolah SMAN 3 dari segi penggangaran karena semuanya yang mendapatkan proyek, proses lelang dan sebagainya itu ada di Provinsi Sumatera Selatan,” tegasnya.

Lanjut kata Freni, ia mengaku sudah terlebih dahulu mengajak pihak Pemerintah setempat, Babinsa, hingga masyarakat sekitar.

“Pihak sekolah dan masyarakat sudah mengetahui adanya proyek tersebut, dan alhamdulillah RT, RW, dan Babinsa sudah dipertemukan dengan pihak kontraktor,” ungkap Kepsek SMAN 3.

Kendati demikian, Kepsek SMAN 3 pun menegaskan untuk lebih detail mengetahui tentang proyek SMAN 3.

“Untuk informasi lain-lainnya, mungkin bukan ranah saya untuk menjawab sebagai Kepala Sekolah karena kami sebaga penerima manfaat dan kami hanya terima kunci serta pembangunannya ini setahu saya dilakukan secara bertahap,” tutupnya.

(Sunar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *