Sumut, SMI
Antensi yang dibuat Oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengenai Medan Kondusif diduga dinilai belum tercapai maksimal, faktanya masih ada di kota Medan yang diduga melakukan tindakan kriminal.
Seperti yang terjadinya dari pengakuan korban Pikhol Padmil Sembiring, Supir Angkot yang menimpa dirinya diperlakukan dengan cara tidak manusiawi dikeroyok oleh 5 orang yang tidak dikenal hingga luka lecet di bagian wajah korban
dihadapan wartawan bahwa dirinya di keroyok di wilayah hukum Polsek Medan Baru jalan Sekip Medan sesuai Lp : LP / 1111 / VI / 2019 / SEK MDN BARU Tanggal 30 Juni 2019
Singkat keterangan korban kepada Wartawan bahwa dirinya dikeroyok pada siang hari sekira pukul 12.00 Wib minggu (30/6/2019) oleh 5 OTK “awalnya aku dan angkot saya laka lantas dengan pemilik mobil pribadi Datsun Go Panca di depan Kampus Universitas HKBP Nomensen, kemudian Pemilik Mobil Pribadi Datsun minta ganti rugi, karna saya tidak bersedia. dia meminta saya ke kantor Polisi, setelah saya aminkan, ternyata dia membawa dan memberhentikan saya di jalan Sekip sembari memanggil rekan-rekannya yang berjumlah 5 Orang yang selanjutnya mengeroyok saya saya meminta hukum dapat ditegakan .” ungkap Pikhol Padmil kepada Wartawan.(Persada)




















