Prabumulih

Prabumulih Perkuat Komitmen Satu Data Indonesia Melalui Portal Digital

191
×

Prabumulih Perkuat Komitmen Satu Data Indonesia Melalui Portal Digital

Sebarkan artikel ini

Prabumulih,SMI-

Pemerintah Kota Prabumulih, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung penerapan kebijakan Satu Data Indonesia di tingkat lokal.

Pada hari Selasa, 29 April 2025, Diskominfo Prabumulih mengadakan Rapat Koordinasi terkait Portal Satu Data, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Video Conference Diskominfo.

 

Pertemuan penting ini dihadiri oleh para operator Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

 

Rapat ini merupakan langkah nyata dalam menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 mengenai Satu Data Indonesia, serta penguatan regulasi lokal melalui Peraturan Wali Kota Prabumulih Nomor 96 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Satu Data Prabumulih.

Tujuan utama pertemuan ini adalah untuk mendorong penyelarasan, konsistensi, dan transparansi data sektoral yang nantinya akan terintegrasi dalam Portal Satu Data Prabumulih.

Kepala Diskominfo Kota Prabumulih, Drs. Mulyadi Musa, M.Si., membuka rapat dengan menekankan pentingnya menyediakan data yang akurat dan terkini untuk mendukung pengambilan keputusan publik.

 

Ia menyampaikan bahwa keberadaan Portal Satu Data lebih dari sekadar inovasi digital; ini juga menjadi langkah penting dalam reformasi birokrasi berbasis data.

“Portal ini nantinya akan mengintegrasikan berbagai jenis data, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur, dan sosial kemasyarakatan. Data tersebut akan tersedia untuk publik, termasuk pelaku usaha dan akademisi, sehingga transparansi dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dapat ditingkatkan,” ujarnya.

Mulyadi juga menambahkan bahwa keberhasilan implementasi Satu Data tidak hanya tergantung pada ketersediaan infrastruktur teknologi, tetapi juga pada sinergi yang solid antara OPD sebagai penyedia data.

“Keberhasilan ini bergantung pada kolaborasi dan komitmen kita semua. Kami meminta agar setiap OPD segera mengirimkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan tugas masing-masing,” tambahnya.

 

Ia juga menegaskan bahwa peluncuran resmi Portal Satu Data Prabumulih akan dilakukan setelah data dari seluruh OPD terlengkapi.

Verifikasi dan validasi data, menurutnya, adalah tahap yang tidak bisa diabaikan sebelum portal dapat dibuka untuk umum, guna memastikan informasi yang tersedia dapat dipercaya oleh masyarakat.

 

Langkah ini mencerminkan komitmen serius Prabumulih dalam menciptakan tata kelola data yang modern, transparan, dan berbasis kolaborasi lintas sektor.

Jika berhasil, upaya ini tidak hanya akan memperkuat perencanaan pembangunan di kota tersebut, tetapi juga dapat menjadi contoh bagi kota lainnya dalam mendukung implementasi Satu Data Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *