Prabumulih

Terkait Dugaan Seorang Oknum Pegawai PLN Kota Prabumulih Diduga Bersikap Arogan Kepada Masyarakat, Pimpinan PLN Angkat Bicara

2256
×

Terkait Dugaan Seorang Oknum Pegawai PLN Kota Prabumulih Diduga Bersikap Arogan Kepada Masyarakat, Pimpinan PLN Angkat Bicara

Sebarkan artikel ini

Prabumulih, SMI-

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari seorang ibu rumah tangga An, pada hari Selasa (14/09/2022) yang lalu.Di Duga Seorang Oknum Petugas PLN di Kota Prabumulih,Bertindak arogan terhadap warga masyarakat selaku konsumen dari PLN.

Warga masyarakat tersebut tinggal di Stasiun Kereta Api ,Kelurahan Pasar 1 Kecamatan Prabumulih Utara berinisial An (42) .An mengalami tindakan yang tidak menyenangkan oleh Oknum petugas PLN berinisial Ad (40) pada saat ingin melakukan penggantian KWH meter ke KWH digital.

Menurut Pengakuan dari An mengaku belum siap menerima penggantian KWH meter ke KWH digital,lantaran penghasilan yang dirasanya tidak menentu belum ditambah lagi dengan kenaikan harga BBM sehingga berdampak melonjaknya harga kebutuhan pokok bagi masyarakat.Sebelum kejadian, An sedang berada dirumah, tiba-tiba An didatangi oleh Oknum Petugas PLN yang ingin melakukan penggantian KWH tersebut, sempat terjadi perdebatan antara keduanya.

Kemudian, ditengah perdebatan itu An pun berinisiatif menghubungi Ormas Pemuda Pancasila (PP) Prabumulih, pihak Ormas PP pun datang untuk menengahi perdebatan itu.Namun, bukannya malah mereda justru perdebatan itu nyaris berujung ricuh, lantaran pihak Ormas PP melemparkan pertanyaan kepada Oknum petugas PLN tersebut tentang Standar Operasional Prosedur (SOP).”Anda kan petugas, sebelum melakukan tugas, anda harus tunjukkan dulu identitas anda serta surat tugas perintah dari PLN,” tanya pihak Ormas PP ke Oknum PLN tersebut.Bukannya malah menunjukkan identitas dan surat tugasnya, Oknum Petugas PLN tersebut malah balik bertanya kepada pihak Ormas PP.”Memangnya kamu polisi ya? kalian jadi seperti itu dengan kami orang PLN,” jawab Oknum petugas PLN dengan sedikit emosi.

Perdebatan pun kian menjadi dan nyaris anarkis, lantaran ditengah perdebatan tersebut Oknum Petugas PLN terlihat seperti ingin mengeluarkan sebuah benda tajam yakni obeng dari balik bajunya.Beruntung aksi yang nyaris anarkis tersebut tidak berlanjut,karena cepat dilerai oleh warga dan pihak Ormas PP sendiri.

Menanggapi adanya peristiwa tersebut Rifki Baday.SH.MKn Ketua MPC Pemuda Pancasila kota prabumulih,menjelaskan bahwa permasalahan ini dianggap belum selesai.

“Kalau sampai hal seperti itu terulang lagi, atau ada masyarakat yang mendapati petugas yang arogan.Dengan kata lain tidak mengedepankan nilai-nilai pelayanan yang baik, silahkan laporkan ke pimpinannya atau ke Pemuda Pancasila kota prabumulih.Pemuda Pancasila kota prabumulih,siap berada di garda terdepan dalam memperjuangkan kesamaan hak terutama masyarakat kecil”, Demikian Tandas Rifki Baday.SH.MKn Ketua MPC Pemuda Pancasila kota prabumulih.

Senada dengan itu Sekretaris Cabang MPC Pemuda Pancasila kota prabumulih Satrya Muda Putra.SE, menyatakan bahwa semoga hal seperti itu tidak akan pernah terulang lagi.

“Kami dari MPC Pemuda Pancasila kota Prabumulih, tidak menginginkan peristiwa itu terulang lagi.Sekarang keadaan sedang tidak dalam kondisi baik.Saat ini masyarakat berusaha bangkit dari pandemi covied-19 dan BBM yang harganya naik,jelas sekali saat ini masyarakat sedang susah.Kepada oknum yang bersangkutan, seharusnya mengedepankan cara-cara persuasif dan humanis dalam menghadapi konsumen mereka.Kami harapkan peristiwa seperti itu tidak terulang lagi pada konsumen yang lain”,kata Satrya Muda Putra.SE Sekretaris Cabang MPC Pemuda Pancasila kota Prabumulih.

Sementara itu Pimpinan PLN Cabang kota prabumulih Helmi Lazuardi,saat di mintai keterangan terkait dengan permasalahan tersebut menuturkan kepada awak media ini.
“Saya rasa sudah ada pertemuan kemarin dengan pihak yang bersangkutan.Untuk Pegawainya sendiri, sudah saya berikan pengarahan secara langsung dan permintaan maaf atas tindakan di lapangan”, Ungkap Helmi Lazuardi Pimpinan Cabang PLN kota Prabumulih.

(Sunar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *