PALI, SMI-
Pemerintah desa (Pemdes) Sungai Langan, kecamatan Penukal, kabupaten Penukal Abab Leamatang Ilir (PALI) kembalikan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) warganya pada Kamis 28 April 2022.
Sebelumnya warga protes kepada Pemdes Sungai Langan karena BLT miliknya dikurangi Tim Penarikan BLT diduga dengan modus untuk uang pembelian materai dan uang transport.
Hal tersebut dilontarkan Kepala Desa Sungai Langan kepada awak media suaramasyarakatindonesia.com, Minggu (01/05/2022).
Dia mengatakan sebanyak 83 warga Penerima Keluarga Manfaat (KPM) kembali menerima uang BLT senilai 50.000/org.
“Sudah, sebanyak 83 orang” tulis dia singkat melalui pesan Whatapp.
Selain itu, dia menuturkan 83 KPM diundang ke Kantor Desa untuk mengambil kekurangan miliknya yang dikurangi Tim Penarikan BLT.
“Sesuai yang di potong seluruhnya di panggil ke kantor kades hendri pak edi dpmd camat pd dan pld,” tutup dia.
Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) A. Ghani Akhmad, SH., M.Si melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Teknologi Tepat Guna, Edy Irwan, SE. M.Si membenarkan pengembalian kekurangan uang BLT warga tersebut.
“sudah dikembalikan semua,” kata Edy ketika dihubungi melalui pesan Whatsapp, Jumat (29/04).
“hari Rabu pagi aku rapatkan dengan kec Penukal pendamping desa BPD dan anggota,” tambahnya.
Menurutnya pengembalian uang BLT tersebut dibagikan langsung kepada warga.
“masyarakat kpm nyo, jumlahnya mungkin sekitar 83,” Terangnya.
Sementara Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Frengki mengatakan pihaknya diinformasikan mendadak sehingga dirinya terlambat menghadiri pengembalian kekurangan BLT warga.
“Hadir anggota Rika Yasin, Jefriyansyah dan Aan Romantika, kebetulan detik-detik acara terakhirnya saya juga datang,” kata dia saat dihubungi, Minggu (01/05).
Dia membenarkan Pemdes Sungai Langan menggelar rapat pengembalian kekurangan BLT warga.
“Saya tidak tahu nominalnya berapa, 70 lebih,” ujar dia.
Lebih lanjut lagi ia menjelaskan, warga yang dikembalikan kekurangan BLT berasal dari dusun I, II dan IV desa Sungai Langan. Oleh karena itu, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan pihaknya meminta kepada Pemdes Sungai Langan agar kedepan BLT warga dicairkan langsung melalui bank.
(Dedy)




















