Muba,SMI
Pemerintah Desa Sungai Dua, Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin, melaksanakan tradisi Sedekah Bumi sebagai wujud syukur atas rezeki, hasil panen, dan keselamatan warga, Selasa (14/4/2026).

Kepala Desa Sungai Dua Sudirman mengatakan kegiatan ini merupakan warisan budaya leluhur yang terus dilestarikan secara turun-temurun. “Sedekah Bumi bukan sekadar seremonial. Ini bentuk syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus doa agar bumi Sungai Dua terus memberi keberkahan,” ujarnya di sela acara.
Rangkaian Sedekah Bumi diawali dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama dan pemuka adat setempat. Warga kemudian menggelar kenduri dengan membawa hasil bumi seperti padi, palawija, buah-buahan, serta aneka makanan tradisional untuk dinikmati bersama. Kesenian daerah turut ditampilkan untuk menambah semarak acara.
Tradisi ini dimaknai sebagai simbol harmonisnya hubungan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta. Selain ungkapan syukur, Sedekah Bumi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga dan menanamkan nilai gotong royong.
Camat Sungai Keruh Henri, SPd, M.Si yang hadir mengapresiasi konsistensi Pemdes dan masyarakat Sungai Dua dalam menjaga kearifan lokal. “Di tengah modernisasi, tradisi seperti ini penting dipertahankan. Nilainya positif: mengajarkan syukur, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan,” katanya.
Salah satu tokoh masyarakat menyebut Sedekah Bumi menjadi momentum untuk mengingatkan generasi muda agar tidak lupa dengan akar budaya. “Anak-anak bisa melihat langsung, ikut merasakan. Harapannya mereka bangga dan mau meneruskan tradisi ini,” tuturnya.
Melalui Sedekah Bumi, Pemdes Sungai Dua berharap semangat kebersamaan, gotong royong, dan kecintaan terhadap budaya daerah tetap terjaga dan diwariskan ke generasi mendatang. Kegiatan berlangsung khidmat, aman, dan dihadiri ratusan warga dari berbagai dusun.(Nurdin)














