Muba,SMI
Bank Sumsel Babel (BSB) Cabang Sekayu terus memperkokoh perannya sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Komitmen ini diwujudkan melalui dukungan nyata dalam gelaran Operasi Pasar Murah yang dilaksanakan di Kantor Camat Batanghari Leko, Rabu (15/4/2026).

Wujud Sinergi Dukung Ekonomi Daerah Pemimpin Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu, Irwan Antony S mengungkapkan bahwa partisipasi aktif ini merupakan arahan langsung dari PPS Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Marzuki. Tujuannya adalah memastikan BSB hadir sebagai pilar pendukung utama program pemerintah daerah dalam menyejahterakan masyarakat.

“BSB bukan sekadar lembaga keuangan, kami adalah mitra pertumbuhan bagi Pemkab Muba. Dukungan ini merupakan kontribusi konkret kami dalam membantu pemerintah meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” ujar Irwan Antony di sela kegiatan.
Dalam mendukung program ini, BSB mengalokasikan total dana bantuan sebesar Rp240 juta. Dana tersebut disalurkan melalui dua instansi teknis, yakni Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Dagperin) serta Dinas Ketahanan Pangan Muba, masing-masing sebesar Rp120 juta.
“Kami memberikan subsidi langsung sebesar Rp10.000 per paket sembako. Melalui skema ini, harga yang dibayarkan masyarakat jauh di bawah harga pasar karena adanya intervensi subsidi dari BSB dan mitra terkait,” jelas Irwan.
Apresiasi dari Pemerintah Kabupaten
Langkah nyata BSB tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Pemkab Muba. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Muba, Hendra Tris Tomy, S.STP., M.EC.DEV, menegaskan bahwa kolaborasi dengan BSB sangat krusial untuk menjaga daya beli masyarakat di tingkat kecamatan. Menurutnya, pemilihan lokasi di Batanghari Leko didasarkan pada hasil survei kebutuhan masyarakat.
Senada, Camat Batanghari Leko, Ahmad Saropi, S.Sos.I., M.Si, menyampaikan terima kasih atas sinergi antara Pemkab Muba, Bank Sumsel Babel, dan Perum Bulog.
“Masyarakat sangat terbantu. Untuk memastikan program tepat sasaran, kami berkoordinasi dengan para Kepala Desa dalam pendistribusian kupon. Bahkan bagi desa yang lokasinya jauh, kami fasilitasi pengambilan secara kolektif demi efektivitas,” ungkap Ahmad Saropi.
Realisasi dan Dampak Langsung
Pada operasi pasar kali ini, sebanyak 1.200 paket sembako disiapkan. Paket yang terdiri dari 5 kg beras SPHP dan 1 liter minyak goreng tersebut semula berharga Rp74.000, namun berkat subsidi BSB, warga cukup menebusnya seharga Rp64.000.
Hingga pertengahan April 2026, kerja sama ini telah merealisasikan total 2.400 paket subsidi sembako. Batanghari Leko menjadi titik kedua penyaluran setelah sebelumnya dilaksanakan bersama Dinas Ketahanan Pangan.
Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme tinggi warga yang tertib mengantre di halaman Kantor Camat Batanghari Leko. Kehadiran BSB sebagai mitra pemerintah dinilai sukses memberikan solusi cepat bagi kebutuhan pangan warga di tengah fluktuasi harga nasional.














