Ogan ilir,SMI
Departemen Pertanian ditahun anggaran 2016/2017 telah menggelontorkan dana 12 Milyar, guna menunjang program poresman (sistem irigarisi pola penyemenan).
Dana yang dikucurkan ini,melibatkan ratusan kelompok tani di beberapa desa kecamatan Pemulutan kabupaten Ogan ilir Sumsel.
Awalnya ,dana ini diusulkan oleh 11 kelompok tani yang diajukan oleh Burmawi selaku Balai Penyuluh Pertanian ( BPP) disetujui Departemen Pertanian.
Dari 11 kelompok tani 6 di duga fiktif, hal ini dijelaskan oleh salah seorang tokoh masyarakat Muara Dua, Inisial Z (63).
Masih menurut Z, bahwa bangunan poresmen ini tidak ada, jangankan melihatnya akhir dari pembangunan ini untuk peletakan batu pertama pun kami warga desa ini tidak melihat jelasnya.
Data yang di himpun dari keterangan warga, bahwa dana dari 6 kelompok tani diduga fiktif
Sementara, saat tim redaksi turun untuk melakukan cek fisik Rabu (06/01/2021) , memang tidak ditemukan bangunan poresman dengan spesikasi seperti yang di ajukan oleh BPP yaitu Burmawi
Dari hasil pantauan diperoleh data fisik yaitu poresman yang ada itu hanya tambal sulam dari gorong – gorong yang sudah ada sejak jaman Presiden Soeharto.
Panjang irigasi hanya sepanjang 12 meter lebar 5 meter.
Berbeda dengan yang di ajukan kelompok tani melalui Burmawi, bahwa poresman yang akan di bangun itu lebih kurang sepanjang 200 meter dengan lebar 3 meter.
Disini dapat dilihat poresman ini jauh dari sempurna,sampai saat ini proyek ini terbengkalai dan jauh dari kata selesai. Ujarnya (ara)




















